Seluruh Korban Kebakaran Pabrik Mancis Sudah Teridentifikasi, Sisa 23 Korban di Makamkan Dini Hari

113

MEDAN | SUMUT24.co

Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya berhasil mengidentifikasi sisa 23 dari 30 korban kebakaran Pabrik Mancis di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, pada Jumat (21/6/2019) lalu. Dimana sebelumnya, 7 jenazah telah lebih dahulu diidentifikasi, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

“Seluruh jenazah korban Pabrik sudah teridentifikasi,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmadja saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara, Senin (24/6/2019) dini hari.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Tatan juga mengucapkan belasungkawa dan berharap kepada kelurga korban yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan. “Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,” sebutnya.

Sementara itu, para keluarga korban yang sejak, Minggu (23/6/2019) pagi hadir di Rumah Sakit Bhayangkara, tampak tabah saat satu persatu menerima jenazah secara simbolik. Sebelum proses serah terima jenazah, para keluarga juga terlebih dahulu sempat mensalatkan jenazah korban di Rumah Sakit Brimob Poldasu tersebut.

“Langkah ini diambil untuk mempersingkat waktu, karena setelah ini akan langsung dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Sambirejo,” ujar Supriadi salah seorang kerabat korban kebakaran.

Hingga pukul 01.30 WIB, jenazah korban kebakaran sedang dalam perjalanan menuju (TPU). Sementara di Desa Sambirejo sudah banyak warga yang menanti kedatangan para jenazah korban.

Adapun nama-nama ke 23 korban yang sudah teridentifikasi tersebut, yakni, Gusliana (31), Sami Asih (39), Sri Ramadhani (24), Yuli Fitriani (36), Hairani (22), Alpia (19), Rita Susanti (29) Wiwik Herawati (23), Priskawati Tindaon (21).

Kemudian Siamini Tindaon (17), Sri Wahyuni (28), Yunita Sari (31), Mia Sahfitri (21), Ayu Agustiana (23), Sawitri (38), Nurhayati (44), Kiki Indah Rahayu (20), Marlia (36), Siti Khadijah (35), Desi Setiani Br Sembiring (26), Rezki Maharari (21), Santa Bina Br sembiring (18), dan Rismayani (34).

Sementara itu, untuk ke 7 jenazah yang sebelumnya telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, masing-masing bernama, Zuan Ramadhan (6) dan Bisma Syaputra (3) anak dari Desi Setiani Br Sembiring, Syifa Oktaviana (10) anak dari Yully Fitrian, Rahmayanti (22), Rina (15), Vinkza Parinsyah (10) dan Runnisa Syaqilla (2) anak dari Yunita Sari.

Kabid Dokkes Polda Sumut Kombes Pol Sahat Harianja, pada Sabtu (22/6/2019) lalu mengakui dalam melakukan identifikasi, pihaknya melakukan 5 langkah.

Langkah-langkah tersebut berupa, olah TKP, Post Mortem (pemeriksaan di ruang jenazah), Ante Mortem (pengumpulan data korban semasa hidup), lalu rekonsiliasi data Ante Mortem dan Post Mortem.

“Sedangkan kelima adalah pengidentifikasian identitas korban. Langkah ini bisa dilakukan melalui sidik jari, pemeriksaan gigi, serta DNA. Namun karena sidik jari tidak memungkinkan, maka dilakukan pemeriksaan gigi dan tes DNA,” jelasnya. (W05)

Loading...