Selamat Jalan Doddy Syah Enda Nasution

 

CATATAN : ALI SATI NASUTION*

BAGAS Godang Panyabungan Tonga Berduka. Telah wafat Doddy Syah Enda Nasution gelar Patuan Naga Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB, alamat duka Jalan. STM / Suka Indah Nomor 3, Medan.

Begitu mendengar informasi lewat sambungan telepon dari ananda Bazid, penulis setengah berteriak.Terasa tersekat di kerongkongan. Sosok yang santun,begitu cepat dipanggil Sang Khalik yang mahakuasa.

Dalam usia yang masih relatif muda 47 tahun, beliau telah pergi untuk selamanya.Sosok yang gesit,akresif di jajaran Dinas Pendapatan Pemko Medan mengikuti jejak mendiang ayahandanya Baroar Sakti Parlaungan Nasution. Begitulah rupanya, walaupun seluruh keluarga Bagas Godang Panyabungan Tonga/kerabat begitu sayang kepadanya, tetapi lebih sayang lagi Allah SWT.

Mengingat terakhir bertemu sekitar 42 hari lalu atas berpulangnya Ahmad Raja Nasution dan menurut informasi yang didapat malam Jumat 40 hari mening-galnya pungsionaris IKANAS Sumut itu beliau masih hadir. Ketika itu segar, tidak ada yang dikeluhkan.Makanya seluruh kerabat,sangat merasa kehilangan.Seolah beliau masih bercengkerama di samping kita.

Terlepas hubungan birokrasi di pemerintahan, pada detik pemberangkatan dari rumah duka ke tempat peristirahatan terakhir, banyak berkeinginan memikul keranda jenazahnya. Termasuk Wagubsu Musa Rajeksyah (Ijek) dan Wakil Ketua DPRD Sumut Harum Musthofa Nasution.

Begitu kerabat Bagas Godang Panyabungan Tonga menyebut almarhum menyandang gelar Patuan Naga,ada rasa tercenung sekilas. Pikiran menerawang ke masa puluhan tahun yang lalu, tepatnya Mei 1986. Ketika itu penulis ketemu dengan Patuan Naga, di Padangsidimpuan Ompungnya Doddy yang menyerahkan bantuan untuk musibah banjir bandang Desa Holbung sekitarnya Batang Angkola Tapsel.
Doddy berangkat berikut membawa gelar silsilah dari Ompungnya. Selamat Jalan Patuan….!**