Satu Komando Dengan Pimpinan Wilayah, Ketua GP Ansor Medan : “Tak Ada Istilah Ikatan Alumni di GP Ansor”

Medan I Sumut24.co
Maraknya broadcast tentang undangan deklarasi Ikatan Alumni GP Ansor di Surabaya, Jumat 17 Juni 2022 mendatang, menuai respons baik dari Pimpinan Pusat, Wilayah maupun Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor SE Indonesia.

Manuver politik dengan mengatasnamakan kepentingan bangsa tapi sesungguhnya dilatarbelakangi oleh tujuan-tujuan politik dan hanya kepentingan jangka pendek saja.

Seperti diketahui, telah beredar melalui broadcast ajakan untuk deklarasi mengatasnamakan ikatan Alumni GP Ansor di Parkir Barat Museum NU Kota Surabaya.

Ketua GP Ansor Kota Medan Muhammad Husein Tanjung mengatakan, hal tersebut di luar garis organisasi GP Ansor dan tidak pernah ia ketahui sebelumnya, menurutnya sah-sah saja menjalin komunikasi dan silaturahmi antar sesama mantan pengurus namun mantan pengurus GP Ansor tidak memiliki legalitas resmi membawa atribut organisasi, apa lagi untuk kepentingan politik praktis, sebab didalam organisasi GP Ansor itu jelas, jika seorang kader itu telah purna di GP Ansor maka pengabdian berikutnya di jajaran NU, itu pun jika memang ingin mengabdikan diri kepada jam’iyyah NU, bangsa, dan negara.

“GP Ansor telah memiliki peraturan maupun struktur organisasi yang jelas dan resmi. Dan, istilah ikatan alumni itu sama sekali tak dikenal di organisasi GP Ansor. Sehingga, penggunaan istilah dengan membawa-bawa nama GP Ansor jelas sangat tidak tepat,” tegas Husen.

Sejalan dengan itu, ketua PW GP Ansor Sumatera Utara H Adlin Tambunan yang juga Wakil Bupati Serdang Bedagai sebelumnya juga telah menjelaskan, GP Ansor sejatinya didirikan untuk kepentingan bangsa dan negara, serta membela ulama Ahlussunnah Waljama’ah dalam segala hal. Untuk itu, ia mengingatkan kepada seluruh pengurus Ansor tingkat kabupaten kota, dan seluruh kader se-Sumatera Utara bahwa GP Ansor tidak pernah mengenal Ikatan Alumni dan agar tetap menjaga kesolidan dan kebersamaan.red2