Safari Ramadhan di Masjid Assholah, Ketua NU : Tangkal Paham Radikalisme

167

MEDAN I SUMUT24.co
Ketua PC Nahdlatul Ulama Kota Medan Burhanuddin SE menegaskan, bahwa NU hadir sebagai pelayan umat, membangkitkan ekonomi umat serta NU menangkal paham- paham radikalisme yang bisa merusak bangsa dan tanah air ini, ucapnya pada safari ramadhan di Masjid Assholah di Kecamatan Medan Timur, Minggu malam, (19/5). Menurutnya, paham radikalisme harus kita bumi hanguskan karena tidak sesuai dengan pancasila dan UU yang ada di NKRI ini, Ucapnya.makanya NU harus menjadi garda terdepan melayani umat dan penyejuk dalam rangka mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa demi tetap tegaknya NKRI. lebih baik kita melayani umat ketimbang kita dilayani akan lebih barokah, ucapnya.

Begitujuga, sebagai warga Nahdliyin dan masyarakat harus paham arti islam nusantara, Islam Nusantara tak lain adalah pemahaman, pengamalan, dan penerapan Islam dalam segmen fiqih mu’amalah sebagai hasil dialektika antara nash, syari’at, dan ‘urf, budaya, dan realita di bumi Nusantara. Dalam istilah “Islam Nusantara”,sehingga islam nusantara adalah budaya dalam islam di Indonesia, yakni seperti yasinan, ziarah kubur,doa qunut dan lain sebagainya. jangan istilah islam nusantara itu diartikan dengan yang aneh-aneh.

Nahdlatul Ulama sebagai ormas Islam terbesar di tanah air bahkan di dunia hadir sebagai pelayan umat dalam membangkitkan ekonomi umat dan NU konsen mengembangkan Lembaga dakwah untuk memberikan pencerahan kepada umat dengan Ahlussunah waljamaah (Aswaja).
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PCNU Medan Burhanuddin SE, Wakil Ketua Abdulrahman Lubis, pengurus Pengurus PCNU Azmi Hadli, Ketua MWC NU Medan Timur, BKM dan Kenajiran Masjid Assholah, dan undangan lainnya.(W03)

Loading...