Rumah Mewah Digerebek Ditres Narkoba Poldasu Minta Maaf

748

MEDAN | SUMUT24
Rumah mewah berlantai dua di Jalan Karya Lingkungan IV Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia digerebek petugas bersenjata lengkap dari Ditres Narkoba Poldasu.

Menurut sejumlah warga, petugas datang langsung masuk sembari melakukan penggeledahan. Ada kabar, jika di rumah milik pasangan Hendra Nasution-Marina itu dicurigai sebagai lokasi tempat penyimpanan narkoba.

Menurut Kepala Seksi Trantib Kelurahan Cinta Damai, Sariaman Sipayung, adapun petugas yang menggerebek rumah bercat putih itu adalah polisi. “Katanya yang menggerebek tadi petugas polisi. Mereka ada sekitar sepuluh orang datang,” ungkap Sariaman, Rabu (30/3) siang.

Ia menjelaskan, saat penggerebekan berlangsung, dirinya pun sempat terlambat mendapat kabar. Kata Sariaman, ia mendapat kabar sekitar pukul 09.00 WIB.

“Pagi tadi digerebeknya. Saya juga agak telat. Pas datang, sudah ramai orang di rumah itu,” katanya

Sementara akibat penggerebekan yang dilakukan Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara sempat menghebohkan ratusan warga, namun sayangnya pihak kepolisian tidak tidak membuahkan hasil.

“Saat petugas polisi itu masuk ke dalam rumah pak Hendra Nasution, saya pun ikut masuk. Setelah hampir tiga jam menggeledah, tidak ditemukan adanya barang bukti,” kata Kepala Lingkungan IV Kelurahan Cinta Damai, DA Efendi S, Rabu (30/3) siang.

Efendi mengatakan, rumah milik Hendra itu awalnya dicurigai sebagai tempat penyimpanan narkoba. Setelah digerebek, tak satupun barang bukti yang dicurigai ditemukan.

“Setelah penggerebekan itu, ya saya suruh minta maaflah petugasnya. Enggak ada apa-apa,” ungkap Efendi.

Saat penggerebekan berlangsung, mulai dari lantai satu hingga lantai tiga disisir. Bahkan, sejumlah kamar turut diperiksa petugas.

“Setelah tiga jam melakukan penggeledahan, mereka pun pamit kembali. Mereka mengaku salah telah menggerebek rumah pak Hendra,” katanya

Menurut DA Efendi S, pemilik rumah bernama Hendra Nasution adalah seorang pengusaha. “Kalau dibilang narkoba, saya rasa enggak lah. Karena selama ini, yang saya tau pemilik rumah mewah itu pengusaha. Mereka buka usaha menyewakan tenda dan tata rias pengantin,” kata Efendi.

Ia mengatakan, Hendra dan keluarganya memang belum lama tinggal di rumah tersebut. Kata Efendi, Hendra baru setahun menjadi warganya.

“Rumah mewah itu baru selesai. Mungkin baru setahun lah ditempati pemiliknya itu,” kata Hendra. (SL)

Loading...