Ratusan Warga Geruduk Kantor DPRD,Minta Batalkan Hasil Pemilihan Kepling T. Tinggi

Tebingtinggi|Sumut24.co

Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bersatu Kota Tebingtinggi melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Jalan Sutomo Tebingtinggi, Selasa (27/9) pagi pukul 10.30 WIB

Pasalnya, Peraturan Wali Kota Tebing Tinggi Nomor 16 Tahun 2019 tentang “Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan” minta ditinjau ulang dan hasil pemilihan kepala lingkungan (kepling) yang telah dilaksanakan pada 19 September 2022 oleh panitia musyawarah (panmus) kelurahan dibatalkan, karena diduga ada kejanggalan dan sarat kepentingan, serta tidak mempertimbangkan aspek keadilan

Untuk itu, warga yang melakukan aksi unjuk rasa sebagian besar merupakan kaum emak-emak dari beberapa lingkungan mendesak pihak DPRD untuk membatalkan pemilihan kepala lingkungan tersebut

Para pengunjuk rasa melakukan aksi ke kantor DPRD itu dikawal aparat Polres Tebigtinggi dan Petugas Satpol PP,serta diterima Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, Wakil Ketua Iman Irdian Saragih dan Kapolres AKBP Moch Kunto Wibisono di depan pintu gerbang kantor DPRD

Para pengunjuk rasa selanjutnya diajak,Ketua DPRD berdialog didalam ruang sidang utama DPRD. Turut hadir Sekretaris Dewan (Sekwan) M.Saat Nasution dan sejumlah Anggota Dewan diantaranya Kharuddin Nasution, Imam Ansyori Nasution dan Abdul Rahman

Para kaum emak – emak dalam dialog itu menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi terkait sikap Kepala Lingkungan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk masalah bantuan yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, mereka meminta hasil pemilihan Kepling dibatalkan dan dilakukan pemilihan secara langsung oleh masyarakat setempat.

Menyikapi keluhan dan aspirasi para emak – emak, Ketua DPRD Basyaruddin Nasution menyampaikan, keresahan masyarakat saat ini, merupakan keresahan mayoritas anggota DPRD.

“Aspirasi masyarakat akan diperjuangkan DPRD dan sudah 2 minggu yang lalu masalah Kepling menjadi pembahasan DPRD. Apa yang dilakukan DPRD adalah komitmen bersama masyarakat,” ujar Basyaruddin Nasution.

UU Kepala Lingkungan tidak ada yang mengatur, DPRD akan konsultasi ke Mendagri, apakah Pemilihan Kepling dapat dilakukan secara langsung atau tidak, jelas Ketua DPRD Tebingtinggi sembari mengatakan DPRD akan menyurati Wali Kota untuk menunda pengumuman hasil Kepling.

Sementara itu, anggota Dewan Kharuddin Nasution dalam ketegasannya dihadapan para pengunjuk rasa terkait pemilihan kepala lingkungan menyatakan, hasil pemilihan kepala lingkungan yang sudah diumumkan harus dibatalkan dan lurahnya juga harus diganti.

” Hasil pemilihan kepala lingkungan yang sudah diumumkan pemenangnya harus dibatalkan.Bicara soal kepala. Lingkungan, bahwa Kepala lingkungan itu merupakan perangkat kelurahan dan ujung tombak dari pemerintahan kota untuk menjalankan program,kenapa kepala lingkungan yang disalahkan dan lurah tidak disalahkan?, lurah juga harus diganti” tegas Kaharuddin Nasution

Unjuk aksi demo itu ditandai dengan penandatanganan aspirasi dan tuntutan Forum Masyarakat Bersatu dengan Ketua DPRD Tebingtinggi. Usai penandatangan itu, para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. (TAV)