Puluhan Warga Tebing Tinggi Keracunan Makan Bakso

TEBINGTINGGI | SUMUT24

Puluhan warga di Jalan Dr Hamka Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi terdiri dari anak-anak maupun orang dewasa harus menjalani perawatan intensif di tiga rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi akibat keracunan jajanan bakso, Rabu (8/6).

Puluhan warga tersebut diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan bakso yang dibeli dari seorang pedagang bakso keliling, Dedi (27) warga yang sama. Salah seorang warga, Fatimah (38) yang tiga anaknya mengalami keracunan masing-masing Indah Siregar (9), Fadil Siregar (7) dan Fahmi Siregar (5) mengatakan, kejadian tersebut berawal pada Senin malam (6/6) selepas ketiga anaknya dan warga lainnya selesai melaksanakan sholat taraweh di mesjid.

“Selesai sholat, ketiga anak saya dan puluhan warga membeli jajanan bakso yang berjualan di depan mesjid. Namun ketika tengah malam ketiga anak saya mengalami muntah-muntah, pusing dan mencret. Keesokan harinya saya melihat banyak warga yang mengalami hal yang sama hingga dilarikan ke rumah sakit RSUD Kumpulan Pane. Karena dua hari ini kondisi anak saya semakin lemah, akhirnya saya juga membawa ke rumah sakit,” jelas Fatimah.

Hal yang sama juga disampaikan puluhan warga lainnya yang kini mendapat perawatan di tiga rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi, Jose Tampubolon (17) mengatakan, jika beberapa saat setelah mengkonsumsi jajanan bakso tersebut dirinya mengalami mual dan pusing hingga harus dilarikan untuk mendapat perawatan di rumah sakit. “Tubuh saya sampai sekarang masih terasa lemas,” ujarnya.

Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan beserta Kapolres Tebingtinggi AKBP Ciceu Cahyati yang langsung turun menjenguk korban keracunan di RSUD Dr Kumpulan Pane didampingi Kadis Kesehatan Syah Irwan, Direktur RSUD Kumpulan Pane dr H Nanang Fitra Aulia dan Kabag Ops Kompol Janner Panjaitan menyampaikan bahwa peristiwa tersebut adalah kejadian luar biasa.

“Hingga saat ini korban yang diduga mengalami keracunan masih terus bertambah, dimana di RS Herna yang mendapat perawatan 4 orang, RS Bhayangkara 9 orang sedangkan di RSUD Kumpulan Pane 36 orang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Ini merupakan kejadian luar biasa,” sebut Umar Zunaidi Hasibuan.

Wali Kota mengatakan seluruh biaya perobatan bagi korban keracunan sepenuhnya akan ditanggung pemerintah kota Tebingtinggi. Umar berharap agar pihak rumah sakit memberikan perawatan dengan sebaik-baiknya.
“Untuk saat ini pihak dinas kesehatan telah mengambil sampel dari penjual bakso tersebut untuk dilakukan pemeriksaan terkait adanya dugaan keracunan ini,” sebut Umar.

Umar Zunaidi juga meminta sebaiknya warga tidak mengkonsumsi makanan yang belum terjamin kebersihannya, lebih baik mengkonsumsi makanan yang dibuat sendiri yang jelas terjamin kebersihan dan kesehatannya. “Kepada para pedagang berhati-hatilah dalam membuat produk makanannya. Utamakan kebersihan untuk keselamatan pembeli,” imbuh Umar.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Kumpulan Pane dr Nanang menjelaskan pada umumnya para korban mengalami pusing dan mual yang merupakan ciri-ciri dari korban keracunan, namun pihaknya hingga saat ini masih melakukan perawatan intensif terhadap para korban. “Sebahagian korban keracunan telah dipindahkan ke dalam ruangan dan sebahagian lagi masih mendapat perawatan di UGD, hingga saat ini kita masih melakukan observasi dan menunggu hasil dari dinas kesehatan,” terangnya (tav)