Program Peremajaan Sawit Rakyat 157 Hektare,Wagubsu Tanam Sawit Perdana di Labusel

102

LABUSEL I Sumut24.co
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah melakukan penanaman perdana kelapa sawit di Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Rabu (12/12). Penanaman perdana itu sekaligus menandai dimulainya program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 157,13 hektare yang didukung oleh PT Asian Agri.

Lahan sawit seluas 157,13 hektare yang diremajakan atau direplanting tersebut adalah milik Kelompok Tani Koperasi Anugerah Jaya Mandiri Sejahtera (AJMS), yang beranggotakan 79 kepala keluarga.

Wagubsu berharap, program PSR yang merupakan bantuan dari pemerintah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Terutama untuk meningkatkan produksi kepala sawit rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Dengan penanaman kembali (replanting) saya harapkan dapat meningkatkan produksi sawit dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pelaksaan replanting yang dilakukan saat ini, menurut Wagubsu, sangat tepat. Karena harga sawit sedang turun. “Harga sawit memang sedang turun, jadi bagus juga direplanting karena harga yang turun itu juga biasanya tidak berlangsung lama, sehingga nantinya tanaman baru itu menguntungkan petani,” kata Wagubsu.

Wagubsu juga menyampaikan apresiasi kepada Asian Agri, yang telah bersedia menjadi mitra dalam program PSR tersebut. Apalagi, Asian Agri juga memberikan bantuan bibit jambu dan benih ikan lele untuk petani sawit, agar petani memperoleh penghasilan tambahan, ketika sawit yang direplanting belum panen.

“Tidak hanya satu kali ini saja, dukungan Asian Agri terhadap program PSR harus bisa semakin menjadi dorongan kepada perusahaan lain untuk melakukan hal sama yakni mendukung PSR di Sumut,” ujar Musa Rajekshah.

Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, juga berharap agar tahun depan, bantuan dari pemerintah untuk PSR akan lebih besar lagi. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sudah meminta Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) agar memberikan lebih banyak dana replanting kepada petani sawit yang saat ini sebesar Rp25 juta/hektare.

“Mereka menyanggupi, sehingga harusnya petani siap dan pengusaha diminta membantu petani seperti yang dilakukan Asian Agri dan beberapa perusahaan lain. Jadi kalau tahun ini target PSR di Sumut 10 ribuan hektare, tahun 2019 harus lebih luas dan terealisasi,” katanya.

Head of Development and Smallholders Asian Agri Sahrul Hasibuan mengatakan, manajemen berterima kasih kepada Pemprovsu dan Pemkab Labuhanbatu Selatan yang terus mendukung PSR. “Hari ini, kita akan membuat sejarah baru di wilayah Sumut dengan penanaman perdana sawit PSR di Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” ujar Sahrul Hasibuan.(W03)

Loading...