PPP Rapat Tentukan Nasib Romahurmuziy

172

Jakarta I SUMUT24.co

PPP kembali dilanda polemik. Kali ini bukan soal dualisme kepengurusan melainkan Ketum PPP M. Romahurmuziy alias Romy ditangkap KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT).

Namun, anggota Majelis Tinggi PPP Hasrul Azwar yakin polemik ini tidak akan berdampak pada PPP.

“Ya saya sebagai anggota Majelis Tinggi berharap apa yang terjadi hari ini, tidak berpengaruh pada partai. Itu harapan saya. Harapan saya seperti itu. Mudah-mudahan tidak terpengaruh,” kata Hasrul di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/3)

Soal dampaknya ke elektabilitas PPP, terlebih menghadapi pemilu serentak kali ini, Hasrul tak khawatir kasus itu akan menggerus kepercayaan publik pada PPP.

“Kami dari dulu diajarkan optimis, jadi tidak ada kekhawatiran, selalu optimistis, dan kami sudah berpengalaman untuk itu,” ucapnya.

“Berbagai hal yang menimpa PPP, saya tujuh periode terpilih tanpa putus, kok bisa, gonjang ganjing partai, kok bisa. Jadi, benar tergantung figur,” imbuh Legislator asal Sumut itu.

Menyikapi posisi Romy sebagai Ketua Umum di PPP, Hasrul menegaskan pasti akan ada rapat internal DPP PPP untuk menindaklanjuti nasib Romy sebagai Ketum.

“Tentu dong (akan ada rapat internal). Tinggal menunggu waktunya. Jadi prinsipnya, berdasarkan pembicaraan dengan teman-teman, kita tunggu penjelasan resmi dari KPK,” jelasnya.

Hasrul berpandangan, saat ini masyarakat sudah dewasa, menyikapi fenomena politik seperti saat ini. Ia mengatakan pemilih tradisional PPP tak akan terpengaruh.

“Apa yang menimpa ketua umum hari ini saya sebagai kader PPP yang lama sudah tujuh periode jadi anggota DPR, saya yakin tidak akan mempengaruhi elektabilitas,” sebutnya. (red)

Loading...