Polsek Medan Timur Ungkap Kasus Penipuan Rugikan Korban Hingga Puluhan Juta

123
Foto : Tersangka Bambang pelaku penipuan dengan modus mengatakan kalau anggota keluarga korban tertangkap karena kasus narkoba.|Ist

MEDAN | SUMUT24.co

Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur dipimpin Kompol M Arifin berhasil mengungkap dan menangkap tersangka kasus penipuan terhadap korbanya hingga puluhan juta rupiah.

Meski sempat menikmati hasil uang dari tipuan mautnya, tersangka bernama, Bambang Pujiono alias Andi (33) akhirnya kandas setelah Unit Reskrim Polsek Medan Timur dipimpin Iptu Prasetiyo beserta anggota membeku tersangka setelah 2 (dua) hari melakoni aksi penipuanya.

Dari keterangan konprensi pers nya, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin didampingi Kanit Reskrim Iptu Prasetiyo mengatakan, penangkapan itu dilakukan polisi di rumah kediaman tersangka, Jalan Kapten Rahmad Budin, Komplek Graha Tama Town Hous A1, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (13/6/2019) kemarin.

Kapolsek menceritakan, tersangka Bambang ditangkapnya berawal dari laporan korbannya, Sudianto (82) warga Jalan Mahoni Mas, Komplek Jati Mas, Blok B, No 10, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Senin (10/6/2019) sekira jam 16.44 wib.

Dalam menjalankan aksi penipuan itu lanjut Kapolsek, tersangka Bambang tak sendiri. Ia bersama temannya berinisial DI yang bersubahat melakukan penipuan berdasarkan nomor telepon yang dihubungkan secara acak, hingga menyambung ke nomor telepon calon korban.

Melalui telepon yang secara acak, tersangka DI mengatakan kalau anggota keluarga korban tertangkap karena kasus narkoba dan akan ditembak lalu dipenjarakan. Tersangka mengaku bisa mengurusnya,” terang Kompol M Arifin.

Kemudian, setelah nomor telepon secara acak menyambung ke korban, tersangka DI meminta uang jaminan. Kesepakatan uang seharga Rp 80 juta pun diamini korban.

“Setelah dipastikan terpedaya, barulah Bambang ambil bagian tugas. Ia mendatangi rumah korban dan mengambil uang tersebut. Disitu tersangka Bambang sempat mengatakan akan mengurus keluarga korban secepatnya dan meninggalkan nomor telfon.

Namun, setelah kepergian Bambang dari rumah korban, keluarga korban yang dituduhkan ditangkap narkoba tadi ternyata pulang dan mengaku dalam kondisi baik-baik saja.

Karena merasa tertipu, korban pun akhirnya membuat laporan ke Polsek Medan Timur. Dua hari setelah dilaporkan, polisi melakukan penyelidikan. Dari pelacakan yang dilakukan, polisi akhirnya mengetahui keberadaan pelaku.

“Kita tangkap tersangka Bambang di rumahnya menggunakan IT kita melalui nomor HP nya. Dari penangkapan itu, polisi turut menyita TV LCD, Speaker, dan kulkas 2 pintu,” ujar orang nomor satu di Mapolsek Medan Timur ini.

Sementara, tersangka Bambang saat diintrogasi mengaku memperoleh bahagian sebesar Rp 51 juta. Sementara sisanya untuk DI yang bertugas menelfon dan melobi korban. “Uangnya saya gunakan buat foya-foya dan beli barang,” aku, Bambang dihadapan petugas.

Saat ini polisi masih menelusuri keberadaan tersangka DI guna dilakukan pengejaran. “Mereka 2 orang dan bisa saja lebih, jadi masih kita selidiki. Temannya sudah kita ketahui identitasnya,” jelas Kompol M. Arifin.

Mantan Kasi Propam Polrestabes ini lagi, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mengetahui apakah ada korban lainnya.

“Korbannya masih banyak dan masih kita telusuri. Polsek-polsek lain dan Polda sudah kita surati mengenai adanya korban dengan modus yang dilakukan mereka ini,” pungkasnya.(W02)

Loading...