Polrestabes Medan Dalami Kekisruhan Oknum Anggota DPRD Medan dengan Personil Polsek Medan Area

175
MEDAN | SUMUT24.co
Paska kekisruhan yang terjadi antara oknum Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN, Edi Sahputra dengan personil Polsek Medan Area Polrestabes Medan, Senin (30/3/2020), kemarin di Jln. Air Bersih, Polrestabes Medan sedang mendalami kasusnya.
Ungkapan itu dikatakan, Kapolrestaves Medan Kombes Pol Jhonny Eddison Isir SIK MTCP kepada Sumut24 saat dimintai komentarnya terkait kericuhan antara seorang aknum wakil rakyat dengan personil Polsek Medan Area, Selasa (31/3/2020).
“Untuk kasusnya masih kami dalami. Terimakasih,” ujar Kombes Pol Jhonny Efdison Isir orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini.
Untuk penyegaran, seorang oknmun Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN bernama, Edi Sahputra terlihat daribrekaman video yang beredar di group WhatsApp sedang beradu mulut dengan Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago SH MH.
Saat itu, Senin (30/3/2020), Edi Sahputra berada dirumah almarhum, Suandi seorang pengurus Partai DPW PAN di Jln Air Bersih untuk melayat.
Oleh pihak Polsek Medan Area yang menerima perintah pimpinan dan informasi masyarakat bahwa, adanya salah satu rumah warga sedang ada yang berkumpul, dipimpin Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago bersama anggota datang ke TKP.
Sesampai di lokasi, personil Polsek Medan Area memberikan himbauan kepada pihak keluarga yang berduka dan tamu yang melayat agar segera menguburkan jasad almarhum dan kemudian membubarkan diri balik kerumah masing-masing agar tethindar dari wabah virus Corona atau Covid-19.
Namun, karena imbauan pihakbkepolisian kurang begitu digubris, anggota Polsek Medan Area bersama Kapolsek Medan Area, kembali membetikan imbauan menggunakan alat pengeras suara.
Mendengar itu, sontak saja, Edi Sahputra dan sejumlah tamu pelayat mendatangi asal suara dan menemui seorang anggota personil Polsek Medan Area dan Kapolsek Medan Area sembari menghardik tidak terima dengan apa yang dilakukan petugas Polsek Medan Area.
Dengan mendekati seorang petugas, Edi Sahputra yang tidak terima dengan apa yang dilakukan Kapolsek Medan Area dan personil, dengan suara lantang dan menunjuk petugas akan menuntutnya.
Sebab, apa yang dilakukan oleh petugas dengan menghimbau tidak melakukan kumpul-kumpul dan segera bubar dari lokasi rumah duka.
Tidak hanya itu, Edi Sahputra juga mengancam akan menutut kapolsek dan anggotanya karena dianggap oleh Edi Sahputra apa yang dilakukan polisintidak sesuai SOP. Meski Kompol Faidir telah menjelaskan maksud dan tujuan sebenarnya yaitu memberikan imbauam
pemerintah sertaal Maklumat Kapolri untuk tidak melakukan kumpul-kumpul sehingga masyarakat tidak tertular okeh virus Corona atau Covid-19.(W02)
Loading...