Plt Gubsu HT Erry Nuradi Akui Narkoba Masalah Besar

0
757

MEDAN | SUMUT24
Plt Gubsu, Tengku Erry Nuradi mengakui peredaran narkoba dan terorisme di Sumut masih menjadi masalah besar bagi stabilitas keamanan. Hal itu disampaikannya saat menjamu makan siang sebanyak 32 orang atase pertahanan dari negera sahabat di rumah dinas Gubernur, Rabu (18/5).

“Saat ini aksi terorisme dan peredaran narkoba memang masih menjadi problem besar sama kami. Namun untuk terorisme memang ada kelompok-kelompok kecil yang melakukan aksinya tapi sudah ditangani oleh pihak keamanan. Tinggal persoalan peredaran narkoba dan ini juga menjadi problem nasional,” ujar Erry Nuradi.

Oleh karena itulah, kata Erry, dia berharap dengan adanya kunjungan field trip dari atase pertahanan negara sahabat ini, maka ke depannya akan terjalin kerjasama untuk meningkatkan stabilitas keamanan. “Kita berharap dari kunjungan mereka ke sini nantinya akan ada kerjasama di bidang militer, karena setelah berkunjung ke Pemprovsu, para atase pertahanan juga akan mengunjungi Kodam, setelah itu ke Belawan dan melihat Angkatan udara kita,” terang Erry.

Namun, lanjut dia dengan adanya kunjungan tersebut, Pemprovsu dapat menyampaikan potensi-potensi kedaerahan Sumut kepada atase pertahanan yang hadir dari sekitar 20 negara tersebut. Dalam sambutannya, Erry mengatakan, Provinsi Sumut merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar keempat di Indonesia yakni berkisar 14 juta jiwa. Dengan penduduk yang besar tersebut, Sumut memiliki dua pantai yakni pantai barat yang berbatas dengan Samudera Hindia dan pantai timur yang berbatas dengan Selat Malaka.

Erry juga mengatakan kalau Sumut ini merupakan provinsi yang multi etnis, setidaknya terdapat 8 etnis lokal yang hidup bersama dan saling berdampingan secara harmonis. Selain itu, hubungan toleransi agama juga sangat baik. Tinggal persoalan terorisme dan peredaran narkoba itulah yang masih menjadi masalah terbesar keamanan di Sumut.

“Sumut juga merupakan provinsi andalan di Indonesia, dan juga merupakan pintu gerbang bagian barat. Potensi perkebunan di Sumut cukup banyak mulai dari perkebunan sawit, karet, cokelat juga kopi,” jelas Erry.

Erry juga mengajak para atase pertahanan dari negara sahabat untuk berkesempatan mengunjungi Danau Toba yang jaraknya sekitar 180 km dari kota Medan. ditambahkan Erry Sumut juga memiliki kawasan ekonomi khusus seperti Kuala Tanjung juga kawasan perkebunan kelapa sawit di Sei Mangke.

Atase Pertahanan dari United Kingdom, Col Andrian Cambell Black mengucapkan terima kasih kepada Pemprovsu atas jamuan yang diberikan. Dikatakan Cambell pihaknya sebelumnya juga sudah berkunjung ke Aceh di saat terjadinya tsunami, dan saat ini mereka berekesempatan untuk berkunjung ke Sumut kembali.

Sejumlah atase pertahanan negara sahabat yang hadir tersebut berasal dari United Kingdom, Japan, Thailand, Polandia, Vietnam, Mexico, USA, China, German, Australia, Pakistan juga Korea. Jamuan makan siang ini juga turut dihadiri wakil Ketua DPRD Sumut, Parliansyah Harahap juga sejumlah SKPD di jajaran Pemprovsu. (W03)