Plt Gubsu Awali Distribusi Bahan UN SMP ke Pulau Nias

0
563

MEDAN | SUMUT24
Plt Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi mengajak semua pihak, baik penyelenggara, petugas keamanan maupun masyarakat umum agar ikut membantu kelancaran distribusi pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP, MTs dan Paket B 2016.
Harapan itu dikemukakannya melalui Plt Kadis Pendidikan Sumut DR H Arsyad Lubis MM, Senin (3/5) sekira pukul 05.30 WIB pagi saat memberangkatkan bahan UN SMP, MTs dan Paket B 2016 ke kabupaten dan kota se-Sumut di Terminal Kargo eks Bandara Polonia Medan.
Bahan UN pertama yang didistribusikan untuk Kabupaten Nias, Nisel, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunungsitoli sebanyak 1248 koli dengan truk dan diseberangkan dengan kapal dari Sibolga ke Pulau Nias guna diserahterimakan kepada Panitia UN kabupaten atau kota setempat.
Bahan dimaksud terdiri dari naskah soal, lembar jawaban UN, daftar hadir dan berita acara untuk dipergunakan pada UN SMP sederajat yang dijadwalkan 9 hingga 12 Mei 2016 mendatang.
UN SMP sederajat ini diharapkan berlangsung sukses begitu juga pelaksanaan UN Berbasis Komputer (UNBK) juga diharapkan berjalan baik di mana 14 sekolah setingkat SMP tahun ini untuk pertama melaksanakan UNBK.
Hadir saat pemberangkatan naskah yang dikawal pihak kepolisian itu yakni Ketua UN/ PPK UN Sumut 2016 Dra Yuniar MPd, Kabid Dikdas Dra Erni Mulatsih MPd, Kabid PMPTK Suwardi SE Ak MAP mewakili Kompol Rangkuti SH dari Poldasu, pimpinan PT Pos dan lainnya.
Pendistribusian dilakukan hingga 7 Mei dengan jadwal yang diatur secara tersistem dimulai dari kabupaten atau kota terjauh dari Medan.
Sebanyak 1248 koli atau box bahan yang didistribusikan itu bagian dari 14.554 box (kotak) naskah soal Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Program Paket B untuk Provinsi Sumatera Utara.
“Bapak Plt Gubsu memerintahkan agar dokumen UN ini benar-benar dijaga akuntabilitasnya dan proses distribusinya ke kabupaten dan kota se-Sumut harus dilaksanakan benar-benar baik sesuai jadwal yang telah diatur sehingga tepat waktu, tepat sasaran dan tepat keamanannya,” ujar Plt Kadis.
Lebih lanjut Plt Gubsu berpesan agar pengawalan bahan UN dilakukan secara sungguh-sungguh, teliti dan cermat dan jangan ada yang tertinggal apalagi hilang.
“Kita harus mewujudkan pelaksanaan UN yang kredibel di Sumut dan semuanya harus berlaku jujur dan objektif untuk mendukung slogan UN yang dicanangkan Mendiknas yaitu ‘Prestasi Perlu, Jujur Harus,” ujarnya.
Dijelaskannya Peserta UN SMP,  MTs  dan Program Paket B di Sumut tahun ini 483.104 orang. Jumlah itu terdiri atas Kota Medan sebanyak 87.153 siswa pada 864 sekolah, Kota  Pematangsiantar sebanyak 15.647 siswa pada 125 sekolah, Kota  Binjai sebanyak 12.338 siswa pada 123 sekolah, Kota  Tebingtinggi sebanyak 7.738 siswa pada 77 sekolah, Kota Tanjungbalai sebanyak 6.515 siswa pada 60 sekolah, Kota  Sibolga sebanyak 5.054 siswa pada 44 sekolah, Kota Padangsidempuan sebanyak 10.258 siswa pada 89 sekolah dan Kota Gunungsitoli sebanyak 5.942 siswa pada 77 sekolah.
Selanjutnya Kabupaten Deliserdang sebanyak 49.735 siswa pada 683 sekolah, Kabupaten Langkat sebanyak 30.323 siswa pada 445 sekolah, Kabupaten Karo sebanyak 11.710 siswa pada 117 sekolah, Kabupaten Dairi sebanyak 11.648 siswa pada 304 sekolah, Kabupaten Simalungun sebanyak 25.397 siswa pada 337 sekolah, Kabupaten Asahan sebanyak 22.055 siswa pada 304 sekolah, Kabupaten Labuhanbatu sebanyak 15.952 siswa pada 213 sekolah, Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 12.522 siswa pada 134 sekolah, Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 11.198 siswa pada 148 sekolah, Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 9.031 siswa pada 125 sekolah.
Kemudian Kabupaten Nias sebanyak 4.558 siswa pada 68 sekolah, Kabupaten Tobasa sebanyak 8.062 siswa pada 87 sekolah, Kabupaten Madina sebanyak 17.012 siswa pada 211 sekolah, Kabupaten Humbahas sebanyak 8.284 siswa pada 71 sekolah, Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak 1.925 siswa pada 41 sekolah, Kabupaten Nisel sebanyak 12.700 siswa pada 205 sekolah, Kabupaten Samosir sebanyak 5.562 siswa pada 58 sekolah, Kabupaten Sergai sebanyak 17.912 siswa pada 254 sekolah, Kabupaten Batubara sebanyak 12.798 siswa pada 155 sekolah, Kabupaten Paluta sebanyak 7.377 siswa pada 143 sekolah, Kabupaten Palas sebanyak 7.935 siswa pada 115 sekolah, Kabupaten Labura sebanyak 10.916 siswa pada 148 sekolah, Kabupaten Labusel sebanyak 8.871 siswa pada 151 sekolah, Kabupaten Nias Utara sebanyak 5.264 siswa pada 76 sekolah dan Kabupaten Nias Barat sebanyak 3.712 siswa pada 66 sekolah. (W.03)