Pilkada Medan, M Arif Tanjung : Program Pemerataan Air Bersih Layak Dikampanyekan

264

Medan I Sumut24.co
Minimnya sarana air bersih di beberapa titik wilayah Medan Utara dan pinggiran Kota Medan, dinilai kerap terabaikan dan seharusnya layak di kampanyekan para kandidat Calon Walikota-Wakil Walikota Medan .

Banyaknya manfaat air bersih bagi kehidupan sehari-hari masyarakat seharusnya menjadi perhatian, agar merata dinikmati masyarakat.

” Beberapa wilayah tersebut seperti , wilayah yang arealnya memasuki gang/lorong warga padat penduduk, wilayah yang berdekatan dengan aliran atau bantaran sungai, dan pinggiran rel, yang jarang sekali dapat menikmati air bersih.Padahal, Kota Medan yang menjadi Ibu Kota Provinsi memiliki perusahaan daerah yang mengelola air”Ujar salah satu tokoh masyarakat M Arif Tanjung Kepada Wartawan,Rabu ( 28/10/2020).

Dipaparkan Arif, dampak terburuk minimnya ketersediaan air bersih juga menjadi salah satu faktor penyebab stunting. 

Sebab,penggunaan air yang tercemar dapat menimbulkan penyakit, terutama pada anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya masih lemah.

“Persoalan ini juga pernah didebat pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara saat itu. Faktanya, terabaikan. Banyak pipa pendistribusian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang minim di beberapa titik” tegas Arif.

Memang,lanjut Arif, banyak warga yang sudah menjadi pelanggan PDAM Tirtanadi saat ini.

Akan tetapi, untuk beberapa wilayah yang masyarakatnya masih menikmati air dari aliran sungai dan sungai bor, sangat kesulitan untuk menjadi pelanggan dikarenakan minimnya pipa pendistribusian untuk wilayah yang berada pinggiran kota.

“Musim hujan di penghujung tahun seperti ini, banyak masyarakat tidak dapat menikmati air bersih. Oleh karena air sungai yang kotor dan saluran air bor yang tercemar dampak tingginya curah hujan”Kata M Arif Tanjung.

Untuk itu, Lanjut Arif mengakhiri, kiranya Walikota dan Wakil Walikota terpilih nanti diharapkan mampu memberikan solusi dan membuat gerakan pemerataan menikmati air bersih untuk warga, melalui desakan pekerjaan pemasangan pendistribusian pipa saluran ke wilayah pinggiran.

Serta mampu mengajak Balai Wilayah Sungai (BWS) II khususnya,l melakukan pengerukkan sungai secara rutin.

“Jika kandidat memperhatikan hal ini, saya yakin hati dan pilihan masyarakat dapat diraih. Apalagi beberapa wilayah tersebut padat penduduk”pungkas Arif.(red)

Loading...