PGSI Sumut Harapkan Jalinan Kerjasama dengan UNIMED untuk Peningkatan Prestasi

MEDAN | SUMUT24
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sumatera Utara mengharapkan terciptanya jalinan kerja sama dengan Universitas Negeri Medan (UNIMED) demi mengangkat prestasi olahraga, khususnya cabor gulat.

Hal itu diungkapkan Ketum PGSI Sumut Rajamin Sirait SE ketika malakukan audiensi terhadap Rektor UNIMED, Prof Dr Syawal Gultom M Pd di ruang kerjanya, Kamis (17/3).

“Kita tahu UNIMED terus berkontribusi besar kepada olahraga di Sumut. Apalagi pelatih dan atlet gulat Sumut sendiri banyak berasal dari kampus ini. Untuk itu kita harap kerjasama itu terus ditingkatkan dari sisi pelatihan dan teknik serta pengetahuan dan manajemen tentang olahraga,” kata Rajamin didampingi Sekum Ahmad Rifai Parinduri.

Terlebih dari sisi fasilitas, lanjut Rajamin, dia ingin UNIMED turut serta memberi dukungan lewat izin penggunaan stadion. Hal itu dilakukan mengingat saat ini minimnya dana untuk olahraga sehingga membuat sarana yang ada sudah tidak layak lagi atau perlu renovasi. “Saat ini kita masih pakai sarana eks Teladan untuk pelatda. Itu kan sungguh tidak representatif lagi karena kita incarannya itu prestasi. Makanya kita mau pakai stadion di UNIMED untuk atlet berlatih fisik,” ucapnya.

Menurut Rajamin, keputusan itu diambil cukup tepat mengingat atletnya didominasi mahasiswa UNIMED. “Atlet kita banyak dari kampus ini. Jadikan tidak jauh-jauh untuk latihan di samping tugasnya sebagai mahasiswa tidak akan tersisihkan. Tentunya itu bisa menghemat, jika uang transport mereka bisa disimpan setidaknya untuk tambahan puding mereka,” lanjutnya.

Rajamin yakin bila penggunaan stadion terealisasi untuk latihan atletnya, akan mampu mengangkat prestasi termasuk dalam hal pembinaan. Seperti diketaui gulat Sumut mampu meloloskan sebanyak 10 pegulat menuju PON 2016 di Jabar meski saat kualifikasi kemarin, kepengurusan gulat belum jelas.

“Kemarin mereka belum dibina saja sudah mampu lolos ke PON. Saya yakin bila dibina akan mampu meraih prestasi lebih. Makanya kami rangkul mereka lagi, agar potensi yang muncul itu berlebih. Karena bisa dikatakan banyak tantangan serta gangguan untuk itu, jadi kita harus telat sasaran dalam mengarahkan serta memotivasi mereka,” tambahnya seraya mengatakan dalam waktu dekat akan menggelar pelantikan kepengurusan PGSI Sumut yang baru.

Sementara Rektor UNIMED, Prof Dr Syawal Gultom M Pd menyambut baik kedatangan pengprov PGSI Sumut. Bahkan, dia menyatakan siap membantu cabang olahraga di Sumut serta menjalin kerjasama untuk itu.

“Kita pasti senang bekerjasama dengan cabang olahraga, karena kita juga kan punya fakultas olahraga jadi itu juga salah satu tugas kita untuk mengembangkan olahraga. Artinya UNIMED sangat siap membantunya,” katanya.

“Mengenai penggunaan fasilitas, pastinya boleh saja. Kita akan atur waktunya nanti, misalnya berapa jam agar tidak terbentur dengan yang lainnya. Intinya kita siap membantu untuk mengangkat prestasi olahraga di Sumut,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PGSI Sumut berhasil meloloskan 10 pegulat pada PON mendatang yakni Sumurung Siregar, Sekda Tiberius Barus, M Husaini Barus, Efraim Ginting, Faisal Iwansyah Lase, Muksid, Febrianto Sembiring, Elfita Ginting dan Irma Sihotang. Mereka ditangani pelatih Daslan Gultom Spd, Nasional Barus SPd dan Toto S Perangin angin. (malaon)