Petugas Pajak Gadungan Diringkus Polres Binjai

BINJAI | SUMUT24
Merasa menjadi korban penipuan petugas pajak gadungan, Mulyono SPD (48) warga Dusun Beringin Desa Padang Cermin Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada salah seorang petugas Kepolisian Resort Binjai, Senin (23/5).

Dalam menjalankan aksinya ketiga petugas pajak gadungan yakni Drs Manao (50) dan Yasokhi Gulo (51) warga Jalan Balai Desa Gg Antara No.45 Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, serta Blasius Boy (28) Jalan Meranti Gg Nusantara Dusun Marendal yang bertugas sebagai supir mengendarai mobil Avanza warna hitam dengan memasang nopol palsu BK 1956 KP mendatangi para pengusaha yang berada di sekitar desa Padang Cermin kecamatan Selesai kabupaten Langkat.

Kepada korbang, para petugas pajak gadungan itu mengaku sedang melakukan sweeping untuk mengecek pembayaran pajak dari para pengusaha tersebut, dan mengatakan bisa membantu meringankan beban pajak terhutang apabila bersedia damai ditempat.

Kepada salah seorang pengusaha toko klontong “Toko Putri” yang berada di Dusun Beringin Desa Padang Cermin, para petugas gadungan itu meminta uang damai sebesar Rp. 5 juta. Apabila tidak diberikan, petugas pajak gadungan itu mengancam akan membawa kasus tersebut ke kantor untuk diproses dan pemilik Toko Putri itu dikatakan akan dikenakan denda sebesar Rp. 280 juta.

Setelah tawar menawar, akhirnya korban bersedia memberikan uang damai sebesar Rp. 4,5 juta dengan bonus pajak selama lima tahun kedepan tidak akan dipermasalahkan.

Namun setelah para petugas gadungan tersebut pergi, korban tiba-tiba tersadar bahwa dirinya jangan-jangan telah menjadi korban penipuan itu langsung menghubungi salah seorang petugas Kepolisian Resort Binjai.

Begitu mendapat laporan adanya dugaan petugas pajak gadungan yang sedang beraksi di wilayah hukum Polres Binjai, petugas Polres Binjai langsung melaporkan kasus tersebut kepada Kanit Ekonomi Iptu Arnawaty yang langsung membawa beberapa personil turun ke TKP.

Para petugas gadungan yang telah hampir dua minggu diintai oleh Petugas Satreskrim Polres Binjai itu akhirnya berhasil dibekuk Tim Reskrim Polres Binjai di Panglong Surya Baru yang terletak di simpang Stabor kecamatan Selesai setelah beroperasi di beberapa tempat, diantaranya Toko klontong Putri.

Dari tangan para petugas pajak gadungan itu, petugas berhasil menyita beberapa bukti berupa, 1 lembar surat tugas yang bertuliskan Petugas Lapangan yang ditandatangani oleh Joko Susilo, 4 unit HP, 1 unit HT Alinco DJ-W500, 1 unit pistol Air Softgun, 1 unit mobil Avanza hitam nopol asli BB 4566 WB, 2 bh STNK Nopol BB 4566 WB dan BK 1917 KZ, 1 lembar surat kepemilikan Air Softgun No. 236/MSC/XII/2015 an. Nasman Manao, 1 bh lencana bertuliskan ‘Inteligen Investigasi’, Kartu Pers Lembaga Pemantau Penyelenggara RI an. Yasahi Gulo SPH, KTA Partai Golkar an. Drs Nasman Manao, KTP an. Nasman Manao Drs, KTP an. Manan Manau SE, 1 lembar kartu pengenal ICW an. Manan Manau, Kartu Pers Reportase an. Manan Manau, Kartu Pers Monitor, Buku Tabungan BRI an. Nasman Manao, Kartu Nama Badan Pemeriksa Keuangan an. Drs Firman Zai Msi, Kartu Nama Badan Pengawas Pemilihan Umum an. Nurhidayat Sardini, Kartu ICW an. Nasiduhumanao SE, Uang Tunai sebesar Rp. 7.702.000,-,17 lembar Materai 6000, 1 bh Topi Pamen Polri, 1 bh Topi Perbakin, dan 2 bh Tas Dompet.

Kapolres Binjai AKBP Mohamad Rendra Salipu SIK MSi, saat paparan mengatakan, ketiga petugas pajak gadungan tersebut sudah beberapa kali beroperasi di wilayah hukum Polres Binjai. “Setelah diintai selama dua minggu, akhirnya kita berhasil membekuk para petugas pajak gadungan yang telah meresahkan para pengusaha khususnya di wilayah hukum Polres Binjai,” papar AKBP Mohamad Rendra Salipu. (win)