Peserta BPJS Cabang Stabat Disuruh Cetak Kartu Diluar

166

LANGKAT | SUMUT24

Salah seorang warga masyarakat Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat Jenita (25) merasa kecewa, pasalanya pihak BPJS Cabang Stabat menyuruh dirinya mencetak kartu BPJS diluar dengan biaya cetak ditanggung sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (12/08/20) pagi, yang mana Jenita bersama suaminya Dony Syahputra ingin mencetak kartu BPJS milik orang tuanya yang bernama Juliani, dikantor BPJS Cabang Stabat.

Setelah selesai menunjukan bukti adminitrasi yang dibutuhkan, petugas BPJS menyuruh Jenita untuk mencetak kartu BPJS ke poto copi yang ada diluar sana dengan alasan kartu BPJS habis.

Tidak puas dengan alasan yang dikatakan istrinya,  seketika suami Jenita bertanya pada petugas Security  yang berada dipintu masuk kantor prihal apa benar istri saya disuruh cetak kartu BPJS diluar sana, lalu dijawab oleh Security, kalau blanko BPJS disini habis bang ucap nya singkat.

Saat ditanya kembali pada Security, padahal barusan saja tadi masyarakat bisa kok mencetak kartu BPJS disini, Security menjawab itu untuk yang namanya salah cetak atau untuk anak bayi bang ucapnya.

Sementara itu buk Yanti selaku kepala BPJS Cabang Stabat saat dikonpirmasi Kamis (13/08/20) mengarahkan wartawan untuk mengkonpirmasi pada pak Anto dengan memberikan no telpnya sembari mengatakan kalau dirinya sudah dimutasi melalui pesan singkat what shap.

Saat dikonpirmasi oleh wartawan via what shap, pak Anto membalas dengan mengatakan” Walaikumsalam
Maaf sebelumnya pak,
untuk antrian perhari masa pandemi 400 antrian pak
Jam 11 sudah habis untuk akses online bisa melalui wa ucap nya. (wit)

Loading...