Pengurus DPD KNPI Sumut Periode 2019-2022 Dilantik, El Adrian Shah : Jadilah Pengurus Yang Bukan Minta Diurus

542
Ketua Umum DPP KNPI, Noer Fajriensyah saat melantik Ketua DPD KNPI Sumut, El Adrian Shah beser pengurus KNPI Sumut periode 2019-2022, di Hotel Santika Dyandra Medan.

MEDAN | SUMUT24

Ketua DPD KNPI Sumut El Adrian Shah bersama Sekretaris M Darwis Nasution, Bendahara Dikky Anugerah dan pengurus KNPI Sumut Periode 2019-2022 lainnya resmi dilantik, Rabu (5/02/2020) malam, di Hotel Santika Dyandra Medan.

Acara ini tutur dihadiri Ketua Umum DPP KNPI, Noer Fajriensyah, Wagubsu Musa Rajekshah, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, , Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut, Kodrat Shah, Walikota Tanjungbalai M Syahrial, mewakili unsur Forkopimda Sumut, BNNP Sumut, serta ribuan anggota organisasi kepemudaan yang ada di Sumut.

Dalam sambutannya, Ketua DPD KNPI Sumut, El Adrian Shah, menegaskan kepada seluruh pengurus yang dilantik agar bisa mengemban amanah dan bertanggungjawab, serta dapat menjalankan tupoksinya masing-masing.

“Jadilah pengurus yang tidak minta diurus, karena kalau semua pengurus seperti itu bisa gawat kita,” ujar El Adrian Shah, seraya menyuarakan yel-yel juang KNPI Sumut.

Selain itu, dirinya juga mengatakan kita masuk organisasi itu bukan untuk ajang gagah-gahan, merasa hebat, dan merasa pintar. Namun di organisasi ini kita harus bisa melakukan sebaliknya.

“Orang tua saya pernah bilang masuk organisasi itu bukan terus menjadi merasa hebat atau merasa pintar, tapi kita harus bisa sebaliknya, hebat merasa dan pintar merasa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajriensyah berharap KNPI Sumut dibawah kepemimpinan El Adrian Shah dapat merangkul seluruh kalangan masyarakat mulai dari suku, budaya, agama dan ras. Ditambahkannya, pemimpin yang baik bukanlah berapa banyak pasukan atau berapa banyak dapat memberikan kontribusi ke pasukannya. Namun, Pemimpin yang baik harus mampu merangkul semua elemen bekerja sama untuk membangun KNPI Sumut.

Hal senada juga dikatakan Wagubsu, Musa Rajekshah . Menurutnya, tantangan terberat generasi muda saat ini adalah hoaks dan narkoba. Sebab dua hal itu dapat merusak persatuan hingga mental anak bangsa.

Wagub mengapresiasi besarnya jumlah kepengurusan di DPD KNPI Sumut periode ini. Dia menilai 430 orang pengurus adalah wujud bahwa organisasi pemuda ini berasal dari berbagai latar belakang berbeda.

“Sehingga angka itu dinilai akan mewakili semua organisasi kepemudaan/ormas yang ada dalam satu naungan, serta saling menjaga kekompakan antara satu dengan yang lain. Mengurus organisasi bukan hal mudah,” tambahnya.

“Mungkin ada yang kenal di organisasi ini, ada kenal sejak lama. Tetapi bisa saja berbeda. Karena itu, bukan sekadar enak dipanggil, tetapi bagaimana menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin dan pengurus,” ujar Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

“Tantangan kita berat, peredaran narkoba di Sumut memprihatinkan. Seperti simbol di baju (seragam KNPI), jangan hanya (untuk) dilihat saja. Tetapi camkan, bahwa kita tidak memakai narkoba dan menjadi garda terdepan memberantasnya,” jelas Wagub.

Dipenghujung acara dirangkaikan pemberian tali asih dalam bentuk 1 ton beras untuk 10 panti asuhan, pemberian hadiah untuk anak-anak berkemampuan khusus, pameran UKM, peragaan busana, dan peluncuran aplikasi KNPI Smart. (W07)

Loading...