Pengganti Sekda Ditangan Wali Kota Medan #Qamarul Fattah : Kita Siap Dimanapun Berada

MEDAN | SUMUT 24 Gaung calon pengganti Sekda Medan Ir Syaiful Bahri sedang hangat dibicarakan. Beberapa nama pejabat Pemko Medan diisukan bakal jadi penggantinya. Meski dari mereka masih enggan menjawabnya, namun mereka memastikan bahwa hanya Wali Kota Medan yang bisa memilihnya. Hal ini seperti yang diungkapkan Asisten Wali Kota Medan Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Qamarul Fattah. Belakangan nama Qamarul diisukan masuk dalam bursa pencalonan Sekda Medan, sebab secara sistem penilaian, kemampuan Qamarul dianggap sudah mempuni. “Ah mana ada saya bakal Jadi Sekda, itu hanya isu. Pemilihan Sekda itu ada di tangan pimpinan. Ya kalaupun Wali Kota menunjuk saya, maka saya siap diletak, bahkan dimanapun Indonesia berada,” ujar Qamarul, yang terlihat enggan menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (15/8). Dia juga menjelaskan, seorang Sekda memiliki tugas diantaranya bisa menopang kinerja Pemko Medan, mensinergikan berbagai macam urusan, dan saling menjalin ke kompakan diantara SKPD. “Sekda itu harus kompak dan solit, sebab kalau tidak akan menghambat kinerja khususnya dalam pembangunan Kota Medan,” katanya.  Sementara itu, belakangan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, memang ingin melakukan perombakan di eselon II dan III. Walikota juga enggan berkomentar SKPD dan jajaran mana saja yang akan dirombak pada Agustus ini bahkan pun ia tidak bersedia memastikan kapan tanggalnya. “Mekanisme untuk itu sudah ada,” jawabnya singkat dan mengisyaratkan sudah memiliki catatan sendiri terhadap kinerja jajarannya.  Sekretaris Daerah Kota Medan Syaiful Bahri Lubis yang dimintai tanggapan terkait rencana mutasi jabatan oleh Walikota Medan ini mengatakan, bahwa penyegaran di tatanan struktur organisasi lazim dilakukan. Dan itu merupakan bagian dari peningkatan kinerja dan perjalanan karir seorang aparatur sipil negara (ASN).  Menurut Syaiful, sebagai bawahan harus patuh dan taat akan kebijakan yang diterapkan atasannya. “Mutasi itu merupakan kewenangan Walikota, kita siap mendukung dan harus siap dengan apa yang diinstruksikan pimpinan’,” katanya.  Dia juga menyampaikan kesiapannya kalau dipercaya pimpinan untuk melakukan penilaian terhadap kinerja jajaran SKPD untuk persiapan proses perombakan jajaran pejabat eselon di Pemko Medan. “Kalau memang ada perintah dari pimpinan, insya Allah saya siap,” kata Syaiful. Ketika disinggung kabar bahwa masa bertugas Sekda Medan akan segera berakhir dan pindah ke Pemprovsu, Syaiful menepis asumsi tersebut. “Belum, belum ada rencana soal itu, dan sepenuhnya adalah kewenangan pimpinan. Dan sebagai abdi negara siap menjalankan tugas,” ucapnya. (W07)