Pengamen Disiksa di Kantor Satpoll PP Kota Medan

MEDAN | SUMUT24
Farid (25) warga Jalan Bambu Medan Timur, yang kerap mengamen di perempatan Jalan Juanda melaporkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan.
Tidak senang dirinya dipukuli, akhirnya Farid pun melaporkan A Samosir (34) anggota Satpol PP ke Polda Sumut, Selasa (31/5) sore. Samosir dan rekannya dilaporkan karena melakukan penganiayaan terhadap Farid.
Kepada wartawan Farid, mengaku dia dipukuli oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja di kantor Satpol PP Jalan Adinegoro, Medan. Selain dipukuli, rambut Farid juga dicukur tak beraturan. Akibat pemukulan tersebut, kepalanya bocor.

Sebelumnya, Farid diamankan saat mengamen di perempatan Juanda, Rabu (25/5) sekitar pukul 16.30 WIB. “Kepala saya sampai hari ini sakit, sering terasa pusing,” kata Farid
di Polda Sumut.
Farid mengaku dia dan ibunya terpaksa melaporkan peristiwa tersebut karena menganggap perbuatan petugas Satpol PP kelewatan. Karena selain disuruh membersihkan kamar mandi, dia juga dihukum secara fisik.
“Awalnya saya disuruh bersihkan kamar mandi. Tapi pas di kamar mandi, saya dipukuli,” kata pria berbadan kurus ini.
Farid dan ibunya juga mengaku terpaksa melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Sumut karena Polresta Medan menolak laporan mereka.
“Petugas katanya mengaku akan kesulitan menuntaskan kasus tersebut karena tidak ada saksi,” bebernya. Laporan Farid diterima oleh Bripka Gomgom Tampubolon dengan nomor STPLP/764/V/2016/SPKT”III. (W08)