Pendam I/BB Peringati HUT Ke-65 Penerangan TNI AD

MEDAN | SUMUT24

Penerangan TNI AD diharapkan mampu mengemban berbagai tugas yang menjadi tanggung jawabnya dengan baik. Sebagaimana lazimnya makna dari sebuah HUT ke-65 Penerangan TNI AD, hendaknya dijadikan sebagai sebuah momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus menetapkan visi dan misi menuju masa depan yang lebih baik.

Ungkapan tersebut merupakan kutipan sambutannya Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI MS Fadhilah yang dibacakan Kapendam I/BB Kolonel Inf Enoh Solehudin, saat memimpin acara syukuran HUT Ke-65 Penerangan TNI AD Tahun 2016, di Ruang Bukit Barisan Makodam l/BB, Rabu (13/1).

Bila melihat ke belakang, lanjutnya, telah terjadi perubahan yang sangat signifikan di lingkungan Penerangan TNI AD pada 2015 yang lalu. Para pejabat utama Penerangan TNI AD, baik di lingkungan Dispenad maupun Penerangan Kotama, mulai diisi oleh personel pilihan dengan kompetensi yang baik.

“Hal itu menunjukkan terjadinya perubahan persepsi yang fundamental terkait dengan semakin pentingnya peran dan fungsi Penerangan dalam mendukung tugas pokok TNI AD,”sebut Kapendam.

Dalam sambutan yang dibacakan Kapendam itu, Kadispenad juga menyampaikan, bahwa adanya perubahan itu memperlihatkan telah munculnya kesadaran bahwa Penerangan tidak lagi dianggap hanya sebagai aksesoris. Namun, sudah menjelma menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah organisasi besar yang bernama TNI AD.

“Karenanya, Penerangan harus diawaki oleh personel-personel yang memiliki energi dan semangat besar, agar mampu bergerak mengimbangi tuntutan tugas organisasi secara keseluruhan. Hal tersebut juga telah merubah stigma Penerangan yang dulu merupakan tempat pembuangan, yang dipandang sebelah mata, menjadi tempat favorit bagi Prajurit dan PNS TNI AD untuk berkarir,” ujarnya.

Momentum positif yang terjadi pada Tahun 2015 yang lalu tersebut, lanjutnya, tentu saja harus kita jaga dan kita lanjutkan dengan menunjukkan kualitas kinerja kita yang semakin baik di Tahun 2016.
Perang sudah tidak lagi semata-mata mengandalkan kekuatan fisik, melainkan lebih didominasi oleh perang informasi. Secara politis, pada era demokrasi saat ini, dukungan publik adalah faktor paling dominan yang diperlukan oleh negara dan alatnya untuk dapat melaksanakan tugas secara optimal.

Karenanya, diperlukan kemampuan yang memadai dari personel-personel Penerangan untuk mampu menguasai komunikasi publik, menyebarkan informasi dan mengelola media agar tugas-tugas yang diemban organisasi dapat berjalan dengan maksimal.

“Sesuai dengan tema yang ditetapkan pada HUT kali ini, yaitu “Melalui Hari Jadi ke-65, Kita Tingkatkan Peran Penerangan TNI AD guna Memperkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat,”ujarnya.(dd)