Pemkab Palas Dirikan Posko Siaga Bencana dan Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

113
PALAS | SUMUT24.co
Pemkab Padang Lawas (Palas) mendirikan Posko Siaga Bencana Alam disekitar lokasi pemukiman rumah warga yang terendam banjir dilokasi Pasar Lombang dan Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padanglawas (Palas), Jumat (20/11/2020).
Wakil Bupati Padanglawas (Palas), drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt. MM. M.Si, yang turun ke lokasi banjir melakukan pemeriksaan sekaligus pengecekan kelengkapan peralatan Posko Siaga serta personel Tim Gabungan dalam mengantisipasi banjir susulan mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi masih berpotensi terjadi banjir.
Usai melakukan pengecekan, Wabup Zarnawi menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir melalui Kepala Desa Pasar Ujung Sosa, Jumpa Taufik Hasibuan.
Turut mendampingi Wabup Palas kelokasi pemukiman warga yang terendam banjir, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, M. Hamka Harahap dan Kepala Dinas Sosial, Bustami Harahap.
Hadir juga diantaranya, Kapolsek Sosa AKP GM Siagian, Plt Danramil 09 Sosa Pelda Rudi Haris Fadillah, Sekretaris Camat Sosa Ibrahim Hasibuan dan Kepala Puskesmas Pasar Ujung Batu Sosa Sugita Esadora SKM, M. Kes.
“Pemerintah Kecamatan dan Desa Proaktif melakukan pemantuan terhadap kejadian bencana alam banjir yang merendam ratusan rumah warga , kejadian banjir ini perlu diwaspadai agar tidak ada korban jiwa atau kehilangan harta benda,” pinta Zarnawi kepada Camat dan Kepala Desa yang berada disekitar lokasi banjir.
Disela kegiatan peninjauan itu ,Wakil Bupati Palas, drg. H Ahmad Zarnawi CHt. MM. M.Si juga mengimbau warga disekitar bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir yang datang kapan saja.
“Mari kita tingkatkan kesiagaan bencana disekitar lokasi yang berpotensi rawan banjir maupun longsor agar tidak menimbulkan resiko kerugian baik harta benda maupun korban jiwa,” tambah Wabup berpesan kepada warga yang rumah terendam banjir akibat meluapnya sungai Sosa.
Sebelumnya, Kepala BPBD Palas, M Hamka Harahap menjelaskan, bencana alam banjir di Sosa terjadi pada, Jumat (20/11/2020) yang sebelumnya merendam sekitar 50 unit rumah warga, namun semakin meluas yang akhirnya jumlah rumah warga yang terendam meningkat mencapai ratusan rumah.
Masih menurut Hamka, banjir ini  diakibatkan tingginya intensitas curah hujan saat ini mengakibatkan air sungai Sosa meluap sampai kelokasi  pemukiman warga yang berdekatan dengan bataran sungai.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian  bencana alam banjir di Sosa ini, hanya sedikit kerugian yang dialami warga karena kerusakan harta benda akibat banjir,” ungkapnya
Hamka menjelaskan, Alhamdulillah banjirnya sudah mulai surut. Tadi pagi ketinggiannya hampir 50 Cm yang sebelumnya mencapai ketinggian sekitar 1 meter sesuai laporan yang diterima dari Kepala Desa,” timpal Hamka.(ISN)
Loading...