Pembangunan Tembok Penahan Tanah Desa Sementara Sergai Telan Rp 1, 1 Miliar Asal Jadi

87

MEDAN I SUMUT24.co
Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) diruas jalan, Dusun IV Lubuk Cincin, Desa Sementara Kecamatan Pantai Cermin – Pematang Sijonam Perbaungan Kabupaten Sergai terkesan asal jadi dan dikhawatirkan akan rusak sebelum waktunya, Ucap Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi Sumatera Utara (OMMBAK-Sumut) Rozi Albanjari kepada Wartawan, Rabu (14/8). Menurutnya, Pengawas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) dan Tim Pengawal dan Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sangat lemah sehingga kita duga ada ‘main mata’ dengan kontraktor.

“Mirisnya, bahwa berdasarkan keterangan beberapa warga, ada dugaan para pakerja mengurangi kwantitas semen dan bahkan dikabarkan menawarkan semen untuk di jual ke warga sehingga tak lama lagi bangunan itu akan hancur, ucapnya.

Kualitas bangunannya sangat mengkhawatirkan, sebab pekerjaan tersebut diborongkan lagi pada orang yang berbeda-beda sehingga diduga kualitas pekerjaan pun memiliki ketahanan yang berbeda pula.

“Borongan diberikan pada orang-orang yang berbeda, sehingga kualitas pasti berbeda-beda maka dinilai kerjaannya asal jadi tanpa memperhatikan RAB dn spesifikasi tekhnis,”pungkas Rozi.

Diketahui, pekerjaan itu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sergai Tahun Anggaran 2019, Volume 1084 M, nilai kontrak Rp 1.194.654.963 dengan kontraktor CV Aryo Bagus, dan tercantum di papan plank proyek tersebut, “Kegiatan ini diawasi oleh tim TP4D Kabupaten Serdang Bedagai”.
Sementara itu ketika dikonfirmasi Kepala Dinas PUPR Sergai, Johan Sinaga melalui telepon selulernya tidak menjawab.

Begitujuga Ketua TP4D Kejari Sergai, Eduward, SH, MH dikonfirmasi soal tersebut juga hingga berita ini disampaikan ke meja redaksi belum ada jawaban.(W03)

Loading...