Pembangunan Jalan Alternatif Medan-Berastagi Program APBN 2020-2024

214

Tanahkaro I Sumut24

Perjuangan pemerintah Kabupaten Karo nampaknya tidak sia sia, setelah beberapa kali menyurati pihak Kementrian PUPR pusat,bahkan mendatangi komisi V DPR RI di Jakarta, untuk melobi agar jalan alternatif Medan-Berastagi aksesnya dapat dibuka, mengingat jalan Medan Berastagi selalu terjadi kemacatan.

Apalagi disaat hari besar dan hari tertentu seperti Sabtu – Minggu, ini sudah pasti lonjakan volume kendaraan sangat fantastis jumlahnya. Bahkan dapat mengimbangi route puncak menuju Bogo. Selain itu, jalan ini putus total jika terjadi longsor di beberapa titik yang sering akibat bencana alam menerjang kondisi jalan Medan Berastagi.

Semisal semua kita mengetahui bahwa jalan diatas Sembahe, dekat PDAM Tirtanadi dan lokasi di Bandar Baru hingga Penatapan Kab. Karo, ini termasuk kategori rawan bencana longsor. “Daerah ini sudah dianggap momok bagi pengguna jalan Medan Berastagi,” ujar Ir Nasib Sianturi Msi, Kepala Bappeda Kab. Karo saat diskusi bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Boy Brahmawanta Sembiring, Ketua Ikatan Arsitek INDONESIA Provsu, Firdaus Perangin Nangin Tokoh Masyarakat Medan, Kamis (13/6) di Ruang Staf Kantor bupati.

Terungkap dalam diskusi tersebut, menurut Sianturi kita sudah berupaya semaksimal mungkin, sehingga pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi finalnya sudah kita ajukan melalui E-Planning ke Desk Musrembang APBN 2020-2024.

Pengajuan kita sudah ditampung di APBN pusat, sebab E – Planning bulan pebruari 2019 sudah kita “Entry” dan inilah penentu akhir, apapun kata orang bukti nyata sudah ada terdaftar dalam Desk musrenbang 2020 – 2024. Katanya sambil berdiri dan berdiskusi.

“Kendati demikian, tidak salah bagi pamangku kepentingan yang lainnya, maupun pihak yang lain dapat mengawal usulan kita yang sudah diambang nyata tersebut kiranya bersama sama menggiring dan mengawal agar tidak terlepas lagi,” harap Sianturi.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH membenarkan pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi sudah masuk ranah Desk musrenbang 2020 – 2024,kala itu kita juga hadir yang dilaksanakan bulan mei 2019 lalu di Jakarta.

Sesuai data APABN tahun anggran 2020-2024 Program kita yang masuk ada dua titik, pertama titik akses pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi (Tirtanadi) sepanjang 693 meter dan titik kedua akses pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi (Penatapan 2) sepanjang 2921 Meter.

Dalam kesempatan yang sama IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Provsu Boy Brahmawanta Sembiring mendukung langkah Pemkab Karo tersebut, Ia juga menyampaikan pesan bahwa bapak Gubsu Edy Rahmayadi sebelumnya juga sudah menginformasikan kepada pak Menteri PUPR di pusat terkait jalan Tol Medan Berastagi.

Firdaus Perangin angin tokoh Medan bahwa dengan banyaknya dorongan dan campur tangan baik pemangku kepentingan lainnya, stakeholder, dan pengusaha menggedor dan menggiring usulan Pemkab Karo ini yang digagas seingat saya ICK (Ikatan Cendikiawan Karo) ini, maka mustahil pasti terwujud.

Terlebih usulan ini patut kita apreisasi kinerja bupati Karo khususnya dan pihak pihak yang lain sudah menyumbangkan pikiran, tenaga bahkan waktu, sehingga tadi saya dengar, rencana pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi ternyata sudah masuk program APBN 2020 – 2024.

“Mari kita bergandengan tangan, satukan tekad agar apa harapan masyarakat kab karo dan kota medan sekitarnya menjadi impian bagi kita semua terwujud, dan tidak kenal situasi jalan macat,macat, dan lagi macat,tambah pikiran galau saat barang dagangan tiba di medan tidak laku, dampak macat, bagi pengusaha,” ujarnya. (lin)

Loading...