Pemanggilan Bos Podomoro Kembali Dijadwalkan Legislator

MEDAN|SUMUT24
Ketua Komisi B DPRD Medan, Surianto SH, mengaku akan kembali menjadwalkan pemanggilan manajemen Podomoro City Deli, Totalindo (pemborong) dan Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Medan dalam waktu dekat.

Dikatakan, pemanggilan tersebut perihal kematian pekerja di mega proyek tersebut yang diduga perusahaan mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

“Sebenarnya kewajiban mereka (pemborong) untuk meyediakan K3. Kalau memang tidak ada stop dulu pembangunannya. Karena secara tegas melanggar UU Ketenagakerjaan,” ungkapnya, Kamis (28/4).

Lebih lanjut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan ini menambahkan, Dinsosnaker Medan harus turun kelapangan guna mengecek segala persyaratan yang harus disiapkan baik dari manajemen Podomoro City Deli maupun pemborong.

“Sosnaker harus sering-sering ke lokasi. Jadi biar tahu apakah mereka menjalankan aturan yang ada di Kota Medan ataupun terkait UU Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, Ilhamsyah, menegaskan, manajemen Podomoro City Deli harus bertanggungjawab atas keselamatan pekerja proyek, meskipun sudah melimpahkannya pada pihak ketiga dalam hal ini Totalindo.

Pada dasarnya, pihaknya mendukung adanya investasi besar yang datang ke Kota Medan. Sehingga dapat menyerap banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Akan tetapi, perusahaan juga harus patuh pada peraturan yang berlaku di kota ini.

“Bila perlu 5 investor datang dan membangun kota ini. Kan ada nilai plusnya. Dan terpenting, mereka (pengusaha) harus patuhi aturan yang berlaku di kota ini,” pungkasnya.(R02)