Pelebaran Jalan Kabanjahe Simpang Ujung Aji Berastagi Telan Rp20 M

166

Tanahkaro I SUMUT24

Pemda Karo akhirnya menggandeng komisi D DPRD Provsu untuk memuluskan melobi ke Kementerian PUPR pusat terkait jalan Medan-Berastagi, dan pelebaran jalan Kabanjahe-simpang ujung Aji Berastagi tahap ke II yang kunjung belum ada titik final progres pengerjaan yang dianggarkan di APBN pusat melalui Kementerian PUPR.

Dalam pembangunan pelebaran jalan Kabanjahe-simpang ujung Aji Berastagi tahap ke II ini, sangat dinantikan masyarakat Kab. Karo, sesuai fakta dilapangan pembebasan objek tanah dan rumah penduduk yang terkena pelebaran jalan sudah mendapat persetujuan dan dukungan dari masyarakat yang objek tanah maupun pagar rumahnya terkena gusur.

Hal ini dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH saat menghadiri rapat kordinasi di Kementrian PUPR bersama wakil ketua DPRD Karo Efendi Sinukaban, SE, Jidin Ginting Anggota DPRD karo dan kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, Kamis (7/2) pukul 11.00 wib di Gedung Utama lt 3 jalan patimura kebayoran Baru, Jakarta.

Penuturan Terkelin, saat diruang rapat meminta kepada pihak Kementerian PUPR, kiranya secepatnya mengerjakan pelebaran jalan ke II mulai kabanajahe – simpang ujung Aji, yang tinggal 6 km lagi, ini harapan pemda Karo, walaupun sudah ada pemberitahuan pihak pusat ke pemda Karo pelebaran jalan tahap ke II dilanjutkan hanya sepanjang 2 km.

“Apalagi sekarang ini pemda Karo sudah menganggarkan di APBD Karo terkait biaya dana perbaikan yang terkena pagar rumah, jembatan , dan ini sudah dikerjakan saat ini dan masih berlangsung dilapangan, keinginan kami agar prioritaskan dana dituntaskan tahun 2019 ini atau minimal 2020,” ujar Terkelin.

Usulan Bupati Karo, terkait penuntasan pelebaran jalan tahap ke II kabanjahe simpang ujung Aji Berastagi, menuai desakan yang kuat terus mengalir saat diwarnai rapat kordinasi yang dihadiri rombongan komisi D DPRD Provsu HT Milwan, Burhanuddin Siregar, Leonard Surungan Samosir, Novita Sari, SH, Drs. Baskami Ginting, Herman Sembiring H.Arfan Maksum Nasution, SE, Layari Sinukaban, SIP, Ir. H. Darwin Lubis, .Drs. Aripay Tambunan, MM, M. Hidayah, Jafaruddin Harahap, S.Pd, M.Si.

Baskami Ginting mengatakan selain jalan Berastagi Medan yang saat ini kondisinya memprihatinkan, seringnya terjadi antrian macet akibat jalan tidak mampu menampung volume kendaraan sehingga membutuhkan minimal peningkatan pelebaran jalan dan pembukaan jalan alternatif, misalnya jalan tol.

Menurutnya, yang tidak kalah menarik jalan Kabanjahe simpang ujung Aji Berastagi harus dituntaskan tahun 2019 ini, minimal 2020 semuanya clear and clean, Lontarnya dihadapan kepala biro perencanaan Kementerian PUPR.

Layari Sinukaban dengan gaya khasnya santai dan selow berbicara juga mendesak Kementrian PUPR agar khusus pembangunan tanah karo supaya diprioritaskan dalam hal pelebaran jalan dan peningkatan jalan.

Hal senada juga disampaikan Burhanuddin Siregar dan Leonard surungen Samosir, sepakat penuntasan jalan pelebaran Kabanjahe simpang ujung Aji Berastagi, segera diselesaikan. “Jangan kerja 2 km baru lanjut lagi 4 km, itupun tidak jelas rimba ya kapan selesai,” tegas Burhanuddin dan Leonard.

Menanggapi derasnya desakan penuntasan pelebaran jalan Kabanjahe simpang ujung Aji Berastagi di forum rapat, Widji Widiarto, Kepala Biro Perencanaan Pembangunan Kementerian PUPR menjelaskan, sesuai program kerja pihaknya sudah ada mekanisme serapan anggaran tahun 2019 untuk propinsi Sumut dengan total anggaran Rp3.48 triliun.

“Salah satunya peningkatan pelebaran jalan Kabanjahe simpang ujung Aji Berastagi yang tinggal 6 km, namun untuk tahap ke II sudah dianggarkan, Jelasnya tahun 2019 ini akan kita kerjakan sepanjang 2 km dengan total dana sebesar Rp20 Miliyar,” ujar Widji.

Sedangkan sisanya 4 Km lagi dari 6 Km keseluruhan belum dapat saya pastikan,kapan akan kita kerjakan, saya maklum dan paham desakan pemda Karo dan rombongan komisi D DPRD Provsu ke pihak kami, namun demikian usulan yang dari tadi disampaikan supaya dituntaskan tahun 2019 ini melalui APBN-P belum dapat saya pastikan, namun kami usahakan tahun 2020 kita masukkan di APBN.

“Pelebaran jalan kabanjahe simpang ujung Aji Berastagi sesuai permintaan 6 Km lagi agar kami tuntaskan belum maksimal,” ujarnya. (lin)

Loading...