Pedagang Sutomo Kembali Bentrok Dengan Satpol PP

0
1171

Medan | Sumut24

Kembali pedagang Pasar Sutomo terlibat bentrok dengan tim gabungan Satpol-PP Kota Medan, TNI, dan Polri, saat dilakukan penertiban di Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (19/3) dinihari. Terlihat begitu petugas gabungan tiba di lokasi, para pedagang langsung menghadang ratusan personil gabungan yang hendak melakukan penertiban.

Selain itu, tidak ingin barang dagangnya diangkut ke atas truk, pedagang terpaksa melempari petugas dengan batu. “Lempar-lempar! Jangan sampai dagangan kita dibawa mereka ke atas truk,” teriak para pedagang .

Walaupun para pedagang bersikeras memberi perlawanan, petugas gabungan tetap melakukan penertiban. Alhasil, beberapa dagangan yang kebanyakan sayur mayur tersebut berhasil diangkut ke atas truk milik Dinas Satpol-PP Kota Medan.

“Angkut semua barang dagangnya! Jangan takut terhadap pedagang yang melakukan perlawanan,” ungkap Kasatpol-PP Kota Medan, M Sofyan, yang langsung memimpin penertiban.

Sekira dua jam penertiban berjalan, bentrokan antara Satpol-PP dengan pedagang pun dapat diredam. Personil kepolisian dari Brimob Polda Sumut, Sabhara Polresta Medan, dan TNI berhasil menenangkan amukan pedagang.

Diungkapkan M Sofyan, penertiban dilakukan karena para pedagang berjualan tidak sesuai tempatnya. Selain itu, langkah tersebut sebagai upaya Kota Medan terbebas dari pedagang kaki lima (PKL).

“Tidak benar mereka (pedagang) berjualan di Jalan Rakyat ini. Selain itu mereka sudah direlokasi ke Pasar Induk Lau Cih, Tuntungan,” ungkap Sofyan lagi.

Selama tiga hari terakhir melakukan penertiban pedagang, kawasan Pasar Sutomo kini sudah bersih dari aktivitas jual beli. Dalam penertiban yang melibatkan sebanyak 960 personel gabungan itu, Pemko Medan menghabiskan dana sebesar Rp 3,1 miliar.(wol)