Pasar Tradisional Gambir Kembali Tertata dengan Baik

0
1039

TEBINGTINGGI | SUMUT24
Selama ini Pasar Tradisional Gambir di Jalan Iskandar Muda Kota Tebingtinggi semerawut dan pedagang kaki lima berjualan di badan jalan, tetapi seminggu ini telah tertata dengan apik dan semua menempati los yang disediakan Pemko Tebingtinggi.

Baik itu pedagang sayur-mayur yang biasa menempati badan jalan untuk berdagang, kini semuanya masuk ke dalam los blok c Pasar Gambir, sehingga Jalan Iskandar Muda bebas dari kemacetan dan tenda-tenda pedagang.

Pedagang ayam, pedagang ikan dan pedagang sembako semuanya masuk ke dalam los. Pedagang diberikan tempat berdagang (los) gratis oleh Pemko Tebingtinggi.

Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kadis Pendapatan Jefry Sembiring dan Kadis Kouperindag langsung meninjau dan bersilatuhrami dengan pedagang sayur.

Umar Zunaidi mengatakan, apabila pedagang tertata dengan baik dan apik serta rapi, maka Pasar Gambir itu akan terlihat cantik dan bersih, karena sebelumnya pedagang ini menimbulkan permasalahan kemacetan dan sampah.

“Kalau pedagang semuanya tersusun dengan rapi, nah beginikan Pasar Gambir jadi indah. Tidak ada lagi kemacetan dan penumpukan sampah di lokasi pasar,” terang Umar, Kamis (11/2).

Sambung Umar kembali, diharapkan pedagang yang sudah kembali menempati losnya masing-masing dan jangan kembali berdagang ke badan jalan lagi. pedagang jangan mengeluh, karena pembeli berkurang, tetapi yakinlah rezeki pasti akan datang.

“Kita berharap pedagang terus berjualan di dalam los. Lama-lama pasti akan ramai pembeli dan pedagang akan untung banyak,” kata Umar.

Salah seorang pedagang sayur, R br Hutabarat mengucapkan terima kasih kepada Pemko Tebingtinggi karena kembali menempatkan pedagang kaki lima berjualan ke dalam los di mana selama ini pedagang berjualan di badan jalan Iskandar Muda Kota Tebingtinggi.

“Beginikan rapi Pasar Gambir, pedagannya bisa diatur semua berjualan di dalam los. Dengan begitu, pedagang tidak kena panas dan kehujanan. Pasti banyak untungnya,” kata R br Hutabarat.(tav)