OK Arya Siap Mengabdi Untuk Golkar Sumut

593

MEDAN | SUMUT24

Hingga kini siapa yang akan di calonkan menjadi pemimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut belum menemui titik terang. Sebab, sejauh ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar belum juga memutuskan satu nama pun untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan lembaga legislatif itu.

Belakangan ada isu mencuat terkait dukungan untuk mengusulkan nama OK Arya Zulkarnaian agar maju dan mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut. Mengingat OK Arya saat ini juga Ketua DPD Partai Golkar Batubara.

Menanggapi hal tersebut, OK Arya yang ditemui SUMUT24, Kamis (23/6) kemarin, menjawab santai. OK mengaku jika memang dirinya dipercaya oleh kader Golkar untuk menjadi Ketua DPD Golkar Sumut, maka OK mengaku siap maju.

“Kalau memang ada dukungan untuk saya dalam mejadi Ketua Golkar Sumut, ya saya siap saja. Karena itu kan amanah yang harus di jalankan,” katanya.

OK Arya mengaku, partai berlambangkan pohon beringin tersebut memang selalu ada didalam hatinya. Meski sempat keluar dari partai Golkar saat pemilihan Bupati Batubara, itu dikarenakan masyarakat Batubara saat itu menginginkannya maju secara independent, dan para kader Golkar saat itu setuju dan tetap mendukungnya. Hal ini terbukti, OK kembali lagi memimpin dan dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Golkar lagi.

“Dari dulu hati saya selalu untuk Golkar, sebab Golkar merupakan partai yang solid dan masih dipercaya masyarakat serta memiliki prinsip yang kuat dalam beorganisasi,” katanya.

Ditambahkannya, dirinya juga siap memabktikan diri untuk paratai ini. Menurut pandangannya, Golkar merupakan salah satu partai yang aspiratif dan tidak arogan.

“Dulu partai Golkar sangat besar, namun belakangan ada stikma yang menyatakan partai Golkar menjadi penyebab keterpurukan ekonomi bangsa ini. Padahal penyebabnya bukan partai tersebut, hanya saja partai ini sempat digunakan para kaum penguasa sebagai kenderaan politiknya. Tapi kini Golkar sudah kembali kepada cara-cara demokratis dalam menetapkan pimpinan partai ini kedepan, hal ini terlihat dalam Musnalub Golkar di Bali waktu lalu,” ujarnya.

Dia mengimbau agar para kader partai belajar dari pengalaman masa lalu dan tidak akan mengulanginya lagi kedepan. (W07)

Loading...