Normalisasikan Genangan Air Lewat Pengorekan Drainase, Eldin : Jangan Buang Sampah Sembarangan!

Medan-SUMUT24

Mengingat curah hujan yang terjadi belakangan ini di Kota Medan cukup tinggi, Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin MSi, tak henti-hentinya melakukan peninjauan dan pengorekan drainase di beberapa kecamatan. Tak hanya itu, Eldin bahkan rela turun ke gorong-gorong untuk melihat sembari membersihkan drainase tersebut.

Hal ini dilakukannya sebagai langkah menormalisasikan genangan air yang terjadi di Kota Medan saat hujan tiba. Bersama SKPD terkait, Eldin juga mengimbau agar terus peduli terhadap lingkungan sekitar, dengan menggelar gotong-royong supaya Medan menjadi kota yang bersih, asri, dan nyaman bagi warganya sesuai program pemerintah Kota Medan dalam rangka mewujudkan Medan bersih Rumah Kita.

“Pengorekan drainase adalah target utama kita dalam menormalisasikan genangan air. Sebelumnya jika ada informasi warga terkait drainase yang bermasalah, kita turun langsung untuk melakukan peninjauan dan pengorekan. Biasanya jika hujan deras turun, drainase tidak mampu mengalirkan debit air hujan sehingga meluap dan menggenangi rumah warga,” ujar Eldin, saat di temui, Selasa (7/6).

Menurut Eldin, seringnya terjadi sumbatan di dalam saluran parit ataupun drainase, disebabkan ketidak pedulian masyarakat terhadap kebersihan sampah. Sehingga menyebabkan setelah semakin lama sampah akan tertumpuk banyak dan menyumbat aliran air yang ada didalamnya.

“Saya selaku Kepala Pemerintah Kota Medan, telah memerintahkan dinas-dinas terkait seperti, Dinas Kebersihan, Dinas Perkim (PU), Dinas Perhubungan, Satpol PP, Camat Medan Barat dan Medan Petisah. Untuk sama-sama meninjau lokasi yang dimaksud. Tujuannya adalah agar warga kota Medan yang melihatnya menjadikan contoh bahwa kebersihan sampah adalah cara menanggulangi penyebab banjir di Kota Medan,” terang Eldin.

Mantan Sekda Kota Medan ini juga menambahkan, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan gotong-royong. Pihaknya sudah menekankan kepada SKPD terkait seperti camat sekaligus lurah agar tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mau ikut bergotong-royong.

“Hari ini, kita canangkan Medan Bersih Rumah Kita, head land ini kita buat agar seluruh masyarakat bergerak saling menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, baik selokan depan rumah maupun halaman rumah,” ujar Eldin, sembari mengimbau agar masyarakat jangan membuang sampah sembarangan.

Eldin meminta kepada para Camat se Kota Medan untuk membangun kebersamaan, membangun kepedulian serta memberdayakan potensi masyarakat untuk bergotong royong membersihkan lingkungannya masing-masing, peran serta dan partisipasi dari masyarakat inilah yang sangat dibutuhkan oleh pemerintah Kota Medan guna mewujudkan program Medan Bersih Rumah Kita.

Sementara ditempat yang sama, Kadis Kebersihan Kota Medan, Endar Sutan Lubis, saat dimintai tanggapannya terkait kegiatan pembersihan drainase/parit dan sampah mengatakan, bahwa inilah buktinya kekurang sadaran dari masyarakat yang telah membuang sampah sembarangan, sehingga kejadian yang saat itu merupakan dampak dari ketidak pedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dari sampah.

“Kita dan seluruh warga masyarakat sudah selayaknya melihat, bahwa apabila tidak peduli akan kebersihan sampah, apalagi selalu membuang sampah tidak pada tempatnya, akan menimbulkan resiko yang berdampak kebanjiran dan banyak saluran drainase menjadi tersumbat. Hasilnya seluruh masyarakat sekitar dan juga masyarakat Medan akan terkena dampaknya, ya tak lain adalah kebanjiran dan penyakit, seperti Demam berdarah dan lainnya,” ujarnya.

Endar menambahkan, mulailah dari sejak dini perang terhadap sampah dengan cara membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, melakukan kegiatan kebersihan lingkungan bersama-sama (gotong-royong). “Jika hal ini dapat dilakukan, maka ke depan kota Medan akan terbebas dari Sampah,” ujar Endar.

Sementara itu, Camat Medan Tembung, Drs Indra Mulia Nasution MSi, membenarkan adanya insturksi Wali Kota agar tidak membuang sampah sembarangan. Untuk itu pihaknya telah mendirikan posko-posko sampah di setiap kelurahan Medan Tembung. “Kita juga membuat gotong-royong seminggu sekali bersama warga untuk membersihkan parit/drainase. Semoga dengan arahan dan kegiatan ini medan bisa terbebas dari banjir,” katanya. (W07)