Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Jakarta I Sumut24.co
Baca Juga:
Ketua Komisi Kejaksaan RI DR Barita Simanjuntak SH>MH.CfrA memberikan apresiasi kepada Menteri BUMN Erick Thoir yang langsung melaporkan dugaan praktik korupsi di beberapa perusahaan milik negara.
“Penanganan kasus dugaan korupsi di Kejaksaan Agung belakangan ini sebagian atas laporan resmi Menteri BUMN Erick Thoir. Erick Thoir berkomitmen perusahaan plat merah yang dikomandoinya bersih dari praktik korupsi. Saya apresiasi komitmen beliau,” ujar Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu 22 Juni 2022.
Komisi Kejaksaan memuji kerjasama sinergitas antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kejaksaan Agung (Kejakgung) dalam penindakan, dan pemberantasan praktik-praktik korupsi di unit-unit bisnis milik negara.
Barita Simanjuntak mengatakan, kerja sama Erick Thohir dan ST Burhanuddin seharusnya diikuti oleh pemimpin-pemimpin di kementerian lain, dalam upaya ‘bersih-bersih’ dari praktik-praktik yang merugikan keuangan negara.
“Apa yang dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Kejaksaan Agung ini, seharusnya menjadi, katakanlah yang disebut sebagai role model dalam pemberantasan, dan penindakan kasus-kasus korupsi, dan kasus-kasus mega skandal yang merugikan bisnis-bisnis serta kerugian negara,†ujar Barita.
Menurut Barita, Menteri BUMN Erick Thohir tampak serius dalam usahanya membersihkan kementeriannya, dan unit-unit bisnis milik pemerintah dari praktik korupsi. Pun tampak serius dalam penuntasan kasus-kasus korupsi yang mangkrak, dan tak selesai dari masa lalu, yang mendera sejumlah BUMN.
Secara kelembagaan, dikatakan Barita, Erick Thohir sebagai pemimpin di kementerian vital, tampaknya memahami konteks penegakan hukum di lembaga pemerintahan, yang meletakkan kejaksaan sebagai otoritas utama dalam pemberantasan, dan penindakan korupsi yang terjadi di pemerintahan. Karena itu, dikatakan Barita, Menteri BUMN Erick Thohir kerap memberikan laporan, dan hasil audit kerugian negara yang terkait kementerian, dan unit-unit bisnis BUMN kepada Kejaksaan Agung untuk ditindaklanjuti lewat penegakan hukum.
“Secara undang-undang, apa yang dilakukan oleh Menteri BUMN ini, sudah tepat menjadikan Kejaksaan Agung sebagai satu-satunya lembaga penuntutan yang menjalankan misi pemerintah dalam penegakan hukum,†ujar Barita.
Komjak berharap, model kerja antara Kementerian BUMN dan Kejaksaan Agung tersebut, dapat dilakukan serupa di lembaga-lembaga, dan kementerian lain. “Saya kira itu yang diharapkan publik. Adanya keterbukaan dari pemimpin kementerian, kepada penegak hukum, untuk ditindaklanjuti secara hukum,†ujar Barita.
Dari kerja sama tersebut, pun menurut Barita berdampak besar bagi reputasi Kejaksaan Agung saat ini. Barita menilai, salah satu barometer meningkatnya kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung selama ini, terkait dengan intensitas, dan keseriusan tim penyidiknya dalam penanganan kasus-kasus korupsi. Dalam hal tersebut, kata Barita, tim di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), patut untuk diapresiasi.
Barita mencontohkan, penanganan kasus-kasus korupsi raksasa seperti Asuransi Jiwasraya, ASABRI, yang merugikan keuangan negara Rp 16,8 dan 22,78 triliun mampu mendongkrak reputasi positif kejaksaan. “Dan kita lihat, bukan hanya dalam masalah besarnya kerugian negara, dan eksekusi hukuman maksmimalnya, tetapi kita lihat, ada upaya yang sangat serius dari kejaksaan, dan BUMN untuk mengembalikan kerugian negara dari kasus-kasus tersebut,†ujar Barita.
Kasus-kasus lainnya, yang saat ini masih dalam proses penyidikan, pun dikatakan Barita, berasal dari keseriusan Kejaksaan Agung dalam merespons laporan-laporan dugaan korupsi, dan kerugian negara oleh Kementerian BUMN. Seperti, dalam kasus dugaan korupsi PT Garuda Indonesia, dugaan korupsi di PT Krakatau Steel, dugaan korupsi di Pelindo II, juga baru-baru ini, adanya pelaporan dugaan korupsi yang terjadi di PT Waskita Beton Precast, dan PT Adhi Persada.
Dikatakan Barita, menengok anggaran tim pemberantasan korupsi di Kejaksaan Agung, yang jauh lebih rendah ketimbang lembaga pemberantasan korupsi lainnya, hasil kerja tim di Jampidsus, saat ini lebih pantas untuk diapresiasi. “Apa yang diinginkan publik, dalam hal pemberantasan korupsi selama ini, sudah dijalankan oleh Kejaksaan Agung. Dan itu mengarah kepada hasil kerja yang sangat positif,†ujar Barita.
Namun begitu, dikatakan Barita, Komisi Kejaksaan masih menilai, hasil kerja pemberantasan korupsi tersebut, dapat lebih maksimal sampai pada pemulihan kerugian negara yang sepadan. Red2
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News
sumut24.co MEDAN. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau perkembangan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Uta
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyambut dengan penuh sukacita kepulangan jamaah haji Kloter 7 yang telah menunaika
kota
TokohTokoh Potensial Muncul Jelang Muktamar ke35 PBNU
News
Buntut Penanganan Kasus Kematian ART, Kapolsek Medan Sunggal Dilaporkan ke Propam Polda Sumut
kota
Asren Nasution Serahkan Buku "Narkoba vs Ketahanan Nasional" kepada Ka Kesdam I/BB
kota
Presiden RI dan KSAD Hadir untuk Rakyat! Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Sumur Bor di Masjid Nurul Falah Kepi, Papua
kota