Naiknya Harga Daging Sapi, Pemko Medan Segera Lakukan Sidak

MEDAN | SUMUT24
Naiknya harga daging sapi dari bulan Desember 2015 kemarin, anggota DPRD Medan komisi C Kuat Surbakti, mengharapkan agar pemerintah kota Medan segera lakukan sidak. Sebab, masyarakat Medan khususnya pelaku kuliner mulai resah dengan harga yang masih di atas Rp 100 ribu.

“Kita minta agar Pemko Medan segera lakukan sidak agar kenaikan ini tidak semakin dicemaskan oleh masyarakat khususnya pelaku kuliner. Pihak terkait seperti disperindag, bulog maupun TPID harus secepatnya tangani kenaikan daging sapi ini,”katanya Senin (18/1).

Kuat menjelaskan, jika harga daging sapi ini murni kartel, seharusnya pemko bekerjasama lakukan penyelidikan dengan pihak kepolisian. Harga daging sapi menurutnya jika diatas Rp 100 ribu memang tidak dapat ditolerir lagi. Untuk harga pangan harus segera diselesaikan karena menyangkut masalah masyarakat yang utama.

“Jika dalam waktu dekat tidak dapat segera diturunkan maka sebaiknya pemko lakukan operasi pasar, namun begitupun kordinasi antara beberapa pihak harus dilakukan terlebih dahulu,”ujarnya.

Menanggapi hal ini, Humas Bulog Sumut Rudi Damanik mengatakan, kenaikanharga daging sapi masih dalam keadaan wajar. Sebab daging sapi bukanlah bahan asupan utama bagi masyarakat. Jika bagi pelaku kuliner yang merasa khawatir masih bisa menaikkan harga jualnya.

“Kalau yang naik itu harga beras, gula dan cabai merah tidak menunggu berminggu atau berbulan, sekarang juga bulog akan lakukan sidak sebab beras, gula dan cabai merah adalah bahan pokok utama yang dikonsumsi masyarakat. Kalau daging sapi masih ada yang dikonsumsi seperti daging ayam ataupun ikan,”jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa bulog setiap hari lakukan pengawasan harga di pasar pasar tradisional. Sehingga menurutnya, kenaikan harga daging sapi masih dianggap wajar.

“Sampai saat ini bulog belum mendapatkan pasokan daging, dan pihak kita hanya menunggu pemerintah pusat untuk lakukan pengiriman, dan yang paling berwenang memang pemko kita hanya sekedar mengawasi saja,”pungkasnya.(nis)