MPN PP Keluarkan Instruksi, MPW PP Sumut Akan Tindak Tegas Pelaku Pungutan THR

0
217

Medan I Sumut24.co
Banyaknya permintaan THR oleh oknum-oknum organisasi menjelang Lebaran idul fitri 1443 H, membuat MPN Pemuda Pancasila gerah sehingga mengeluarkan instruksi dengan Nomor : 791.A5/MPN-PP/IV/2022 Jakarta, 21 April 2022
yang ditujukan kepada Majelis Pimpinan Wilayah Ormas Pemuda Pancasila Se – Indonesia, termasuk untuk MPW PP Sumut.

Adapun isi instruksi tersebut adalah,
Sehubungan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1443 H / 2022, bersama
ini Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila menginstruksikan kepada
MPW, MPC, PAC dan Ranting Pemuda Pancasila untuk tidak melakukan Pengutan
Uang / Proposal untuk THR kepada masyarakat / pengusaha.
Apabila ada yang melakukan hal dimaksud, maka Majelis Pimpinan Nasional Ormas
Pemuda Pancasila akan memberikan sanksi tegas. Kepada Saudara agar Instruksi ini dapat diteruskan sampai ke Tingkat Ranting Pemuda Pancasila di Wilayahnya masing-masing.Demikian Instruksi ini di sampaikan untuk dilaksanakan dengan sebaik- baiknya, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Ditandatangani Ketua Majelis Pimpinan Nasional Ormas PEMUDA PANCASILA KPH. H. Japto S. Soerjosoemarno, SH H. Arif Rahman, SH Ketua Umum Sekretaris Jenderal.Yang ditembuskan kepada, Yth. MPO Ormas Pemuda Pancasila Tk. Nasional
, Yth. Bidang P2W MPN Ormas Pemuda Pancasila Dan Pertinggal.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MPW PP Sumut Kodrat Shah didampingi M Iqbal Hanafi Hasibuan mengatakan, Sebagaimana instruksi MPN Pemuda Pancasila agar mulai tingkat MPW jingga anak ranting agar tidak melakukan pungutan uang THR kepada masyarakat atau pengusaha adalah sangat kita dukung dan akan segera kita tindaklanjuti dengan baik dengan menyurati seluruh Tingkatkan organisasi mulai MPC, PAC, Ranting dan anak ranting, ucapnya.

Lebihlanjut Kodrat, Pungli atau pungutan menjelang Lebaran ini tidak akan kita tolerir dan bagi yang tertangkap tangan atau terbukti melakukan pungutan akan kita Tindak Tegas sesuai dengqn peraturan organisasi Pemuda Pancasila, tegasnya. Dalam hal ini kita tidak main-main karena Pemuda Pancasila itu bukan lagi organisasi pareman tapi Ormas yang selalu berbuat dan hadir ditengah-tengah masyarakat dengan berbagai kegiatan positifnya, pungkas Kodrat.red