Mohammed bin Rashid Berikan Penghargaan kepada 10 Pemenang Zayed Sustainability Prize 2022

184

Dubai I Sumut24.CO
Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden, Perdana Menteri Uni Emirat Arab dan Raja Dubai menyerahkan penghargaan kepada 10 pemenang dari Zayed Sustainability Prize 2022 hari ini.

Upacara Penghargaan Zayed Sustainability Prize bertepatan dengan pembukaan Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2022. Upacaraini juga dihadiri oleh Yang Mulia Sheikh Maktoum bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Penguasa Dubai, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan.

Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum memberikan selamat kepada para pemenang seluruh lima kategori, dan menegaskan kembali peran utama penghargaan ini dalam mewujudkan aspirasi para peserta untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan di dalam lingkungan mereka.

Tahunini, the Zayed Sustainability Prize bersamaan dengan ADSW, bekerjasama dengan Expo 2020 Dubai menjadi tuan rumah upacara pembukaan ADSW dan upacara Penghargaan ZSP tahun ke-13, keduanya diselenggarakan Senin pagi (17/1/2022) di Dubai Exhibition Centre.

Acara ini dihadiri ribuan pengunjung dan 600 VIP dari seluruh dunia, termasuk antara lain kepala negara, menteri pemerintahan, pemimpin industri, dan duta negara.

Dalam sambutannya di Upacara Penghargaan tersebut, Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengatakan: “Uni Emirat Arab terus melakukan langkah-langkah dan kontribusi untuk memajukan agenda keberlanjutan dunia untuk merangsang pembangunan ekonomi dan manusia yang berkelanjutan, di bawah kepemimpinan Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan.

The Zayed Sustainability Prize tetap berada di depan dalam upaya ini dan terus menentukan arah mengurangi kesulitan dan memperbaiki kehidupan dengan memberikan penghargaan atas dampak dan inovasi melalui sebuah platform yang dapat menjangkau lebih banyak penerima keuntungannya.”

Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid menyoroti dukungan, keterlibatan dan arahan dari Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Pasukan Bersenjata Uni Emirat Arab, sambil menggaris bawahi bagaimana penyelenggaraan Upacara Penghargaan di Expo Dubai 2020 digabungkan dengan pengumuman tentang Prinsip 50 baru-baru ini, yang menandai Jubilum Emas Uni Emirat Arab bulan lalu, menawarkan sebuah latar belakang yang optimal untuk penghargaan tahun ini, “karena semua upaya nasional mempuyai satu tujuan – menciptakan masa depan yang lebih lestari untuk semua.”

Yang Mulia melanjutkan: “Selama 14 tahun terakhir, visi dan warisan yang bijaksana dan berjangka panjang dari Bapak Pendiri Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed, telah memicu hasrat jutaan pelopor keberlanjutan di seluruh dunia, mengilhami kami untuk membawa Penghargaan ini ketingkat yang lebih tinggi dengan memperkuat dan meragamkan penawarannya untuk menjadi penghargaan yang menyeluruh seperti saat ini.”

Acara ini juga dihadiri oleh Yang Mulia Letnan Jendral Sheikh Saif bin Zayed Al Nahyan, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri; Yang Mulia Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Urusan Kepresidenan; Yang Mulia Sheikh Hamed bin Zayed Al Nahyan, Anggota Dewan Eksekutif Abu Dhabi dan Sheikh Nahyan bin Mubarak Al Nahyan, Menteri Toleransi dan Koeksistensi, di samping berbagai kepala negara, menteri dan pejabattinggi senior dari Uni Emirat Arab dan luar negeri, selain para pemenang sebelumnya dan finalis 2022.

Penghargaan sebesar 3 juta Dolar Amerika ini merupakan pelopor penghargaan keberlanjutan dari Uni Emirat Arab yang mengakuisolusi-solusi Usaha Kecil Menengah, Organisasi Nirlaba, dan Sekolah Menengah Dunia atassolusi-solusi keberlanjutan dan kemanusiaan mereka yang inovatif, berdampak besar dan insipiratif.

Melalui 86 pemenang sebelumnya, Penghargaan ini telah mengubah hidup lebihdari 370 juta orang di 150 negara, sejaktahun 2008. Dalam kategori Kesehatan, Pangan, Energi dan Air, setiap pemenang menerima 600.000 Dolar Amerika.

Sementara kategori Sekolah Menengah Dunia mempunyai 6 pemenang, mewakili enam wilayah dunia, dan masing-masing pemenang menerima sampai dengan 100.000 Dolar Amerika.

Untuk kategori Sekolah Menengah Dunia, Yang Mulia menyoroti pentingnya memperkuat kapasitas pemuda sebagai suatu kekuatan yang mendorong pembangunan berkelanjutan masa depan untuk membentuk pemimpin masa depan dan memberdayakannya secara efektif untuk berperan lebih besar dalam memajukan dampaknya terhadap perkembangan sosial budaya dan ekonomi, dalam dunia yang berubah sangat cepat.

Pada tingkat yang lebihluas, Yang Mulia juga memuji tingkat kejelian dan kecanggihan yang ditampilkan oleh banyak penawaran yang dipimpin oleh siswa, memperlihatkan dampak potensi mereka pada tingkatan individu, lingkungan dan dunia.

Dalam kategori ‘Kesehatan’, Mamotestdari Argentina mendapat penghargaan karena usahanya meningkatkan akses kediagnosa dan layanan penyelamatan nyawa dalam tele-radiologi dan Analisa jarak jauh.

Mamotestsaat ini sedang menyebarkan pusat-pusat dengan menyediakan 582.697 penerima manfaat, aksesbagi yang terkena dampak kanker payudara untuk perawatan kesehatan yang berkualitas, dengan rencana untuk menjangkau lebih dari 1 juta orang dalam waktu lima tahun. Mamotest juga mengalami tindak lanjut perjalanan pasien yang hebatdengan 87% perempuan yang didiagnosa dalam tubuhnya dapat menerima perawatan yang dapat menyelamatkan jiwa tepat waktu.

Selainitu, Mamotest sudah berhasil menjalankan lebih dari 5.000 diagnosa sampai saat ini bersamaan dengan menciptakan pemahaman bagi jutaan perempuan.

S4S Technologiesdari India adalah pemenang dari kategori ‘Pangan’ karena usaha pentingnya dalam pengawetan makanan dan sistemdehidrasi (mengurangi kelembaban) pada makanan. Saat ini mereka mempunyai dampak langsung kepada 35.820 orang dan Usaha Kecil Menengah berencana untuk memperluas hal ini bagi 10 juta orang dalam kurun waktu 5 tahun.

Organisasi ini berkomitmen untuk memperkuat perempuan di daerah pedalaman dan memanfaatkan teknologi baru untuk mengurangi limbah makanan dan meningkatkan pendapatan untuk petani dan sedang menyebarkan teknologi bertenaga surya untuk membantu petani perempuan meningkatkan pendapatan mereka.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung kesetaraan gender, diperkuat oleh kesempatan ekonomi, S4S Technologies telah menyediakan pendapatan tambahan untuk 455 petani perempuan yang beralih menjadi pengusaha kecil, meningkatkan laba mereka antara 50 sampai 200 persen setahun.

Dalam Kategori‘Energi’, SOLshare berbasis di Bangladesh menciptakan sebuah microgrid yang saling terhubung bagi jaringan pertukaran energi dari ujung keujung yang memungkinkan penyebaran listrik yang lebih efisien di seluruh komunitas pedalaman di negaranya.
Organisasi ini memenangkan penghargaan tahun 2022 karena usahanya dalam pengelolaan energi yang memberikan manfaat bagi total 35.300 orang dengan rencana memperluas jangkauannya ke 2 juta orang dalam kurun waktu 5 tahun.

SOLshare menyediakan lebih dari 1.000 rumah tangga akses kelistrik sebesar lebih dari 85 MWh sebagai tambahan energi bersih dan melayani kurang lebih 500 pengusaha dalam jaringan mereka dimana 25% nya adalah perempuan yang menikmati kenaikan pendapatan sebagai hasilnya.

Wateroam, sebuah Usaha Kecil Menengah asal Singapura, menjadi pemenang Kategori ‘Air’ karena komitmennya untuk mengatasi tantangan dunia akan air yang terkontaminasi melalui saringan air portable untuk membantu komunitas yang terdampak bencana dan di pedalaman.

Solusi air minum aman milik Wateroam memberikan manfaat kepada lebih dari 150.000 orang di seluruh 38 negara di dunia dengan akses harian ke air minum bersih dan mereka mempunyai rencana untuk memperluas jangkauannya kepada 1 juta orang dalam jangka waktu lima tahun.

Ketua dewan juri dan mantan Presiden Republik Islandia, Yang Mulia Ólafur Ragnar Grímsson mengatakan “Tingkat kreatifitas, visi dan skalapotensi yang dijabarkan oleh para pemenang tahun ini sangat mengagumkan dan membangkitkan semangat karena dunia keberlanjutan melihat masa depan melalui prisma yang menantang namun tetap teguh. Kami yakin para pemenang ini akan menjadi landasan bagi pertumbuhan ekonomi masa depan dan kemakmuran bagi masyarakat yang rentan, dalam dan di luar batasan mereka, sembari memberikan kontribusi yang besar kepada Target Pembangunan Keberlanjutan Persatuan Bangsa Bangsa.”

Dr. Sultan Ahmed Al Jaber, Menteri Perindustrian dan TeknologiMaju Uni Emirat Arab dan Direktur Jenderal the Zayed Sustainability Prize mengatakan “Menindak-lanjuti bimbingan dari kepemimpinan Uni Emirat Arab yan bijaksana dan warisan abadi dari Sheikh Zayed Almarhum, Penghargaan ini terus memberikan dampak nyata, bermakna dan berjangkapanjang kepada banyak lingkungan di seluruh dunia. Hal ini membuat Zayed Sustainability Prize mendapatkan sebuah reputasi dunia sebagai katalisator untuk perubahan dalam kurun waktu satu dasa warsa, yang sampai saat ini, sudah memberikan manfaat untuk hidup lebih dari 370 juta orang.”

Yang Mulia Al Jaber menambahkan, “Menjadi tuan rumah dari upacara the Zayed Sustainability Prize bersamaan dengan pembukaan ADSW pada Expo Dubai 2020 meneguhkan komitmen Uni Emirat Arab bagi pembangunan keberkelanjutan dan kemanusiaan yang mencirikan model progresif dan inklusif negara bagi pertumbuhan ekonomi.

Berkat daftar 96 pemenang kami saat ini dan komitmen bersama mereka untuk membangun dunia yang lebih baik, lingkungan yang sebelumnya hidup dalam kegelapan telah diterangi melalui cahaya matahari, jutaan anak dapat akses ke air minum yang aman, kelaparan dan kekurangan gizi sedang diperang imelalui solusi pangan yang berkelanjutan, dan akses keperawatan kesehatan yang dapat menyelamatkan jiwa di pelosok daerah di dunia sedang ditingkatkan.”

Direktur Jenderal ZSP menyimpulkan sambutannya dengan menggaris-bawahi dampak yang diperkuat dan jangkauan geografis yang telah dicapai ZSP melalui inisiatif kemanusiaan ‘Beyond 2020’ yang didorong oleh Uni Emirat Arab.

Beyond 2020 telah menyumbangkan solusi solusi keberlanjutan penting yang dikembangkan oleh para pemenang dan finalis sebelumnya bagi komunitas yang rentan di berbagai belahan dunia dan bekerjasama dengan beberapa tokoh Emirat terdepan dan mitra internasional.

Untuk Kategori ‘Sekolah Menengah Dunia’, enam sekolah masing-masing mewakili wilayah dunia, menerima penghargaan dan Sekolah Menengah Dunia menyerahkan penawaran proyek untuk membangun atau meningkatkan sebuah solusi yang sudah mereka kembangkan bagi sekolahnya atau lingkungan lokalnya.

Tujuan dari kategori ini, yang diperkenalkan pada Penghargaan pada tahun 2012, adalah untuk menginspirasi generasi muda untuk menjadi pelopor, innovator dan pendukung keberlanjutan yang akan memberikan kontribusi bagi masa depan yang lebih lestari.

Para penerima penghargaan 2022 adalah Instituto Iberia (Republik Dominika), mewakili negara-negara Amerika; Liceo Europeo (Spanyol), mewakili Eropa dan Asia Tengah; Eastern Mediterranean School (Israel), mewakili wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara; Sayidina Abubakar Secondary School (Uganda), mewakili Afrika Sub-Sahara; Hira School (Maladewa), mewakili Asia Selatan, dan; UWC ISAK (Jepang) dari kawasan Asia Timur & Pasifik.(red)