Mobil Irit Teknik Mesin ITM Jadi Ikon Berkelas Dunia

62

MEDAN I SUMUT24

Kehadiran mobil irit buatan Institut Teknologi Medan (ITM) di ajang kompetisi mobil irit berkelas dunia telah menjadi ikon di program studi teknik mesin dan kebanggaan Indonesia karena di luar dugaan mampu menjadi mobil ke dua tercepat dalam technical inspection.

Pada ajang Shell Global/Shell Eco-Marathon (SEM) SEM Asia 2019, tim mobil irit ITM hanya menargetkan finish pada peringkat 2 kelas ICE proto type diesel dan berada pada 20 mobil terbaik Asia di kelas ICE Campuran dan kedua target tersebut bisa dicapai kali ini.

Kepala Humas ITM M Vivahmi M SH MSi di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Senin (5/8) mengatakan, para lulusan yang dihasilkan jurusan teknik mesin ini mempunyai kompetensi di bidang lulusan mampu mendesain, merancang dan menganalisa mesin-mesin pembangkit.

Ke depan lulusan jurusan teknik mesin akan memiliki kemampuan integritas dan motivasi tinggi bersifat terbuka serta memiliki prakarsa untuk kemajuan Iptek, mampu berpikir, bersikap atau bertindak peka terhadap perkembangan teknologi, menguasai ilmu teknik mesin dan metode secara ilmiah untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat.

Oleh karenanya, program studi teknik mesin ITM harus siap berkompetisi tinggi agar dapat bersaing di Indonesia, mampu untuk menghadapi tantangan globalisasi, pembangunan nasional demi kemakmuran rakyat.

“Kita bangga karena mobil irit ITM ini menjadi salah satu produk inovasi mahasiswa teknik mesin yang memiliki visi ke depan dapat unggul dengan perguruan tinggi lainnya dan senantiasa tak gentar menghadapi berbagai even nasional dan internasional khususnya di bidang kompetensi mahasiswa,” tambahnya.

Vivahmi menambahkan, lulusan harus disiapkan tidak hanya memenuhi persyaratan kerja, tetapi juga untuk mempersiapkan lulusan supaya mampu berfungsi sebagai agen pembangunan industri dan mampu bersaing di tingkat internasional.Teknik mesin ITM kini diasuh oleh dosen berpengalaman dengan latar belakang pendidikan berjenjang S2 dan S3 baik dari dalam maupun luar negeri.(C04)

Loading...