Miris! Warga Pribumi Benar-Benar Dijajah Di Tanah Sendiri, “Solusi Kemanusiaan Tidak Di Gubris”

 

P. Sidimpuan, Sumut24.co

miris terlihat, dimana warga Gang Dame kelurahan Wek 2 kecamatan Padangsidimpuan utara tidak lagi bisa bebas seakan benar-benar merasa hak nya dirampas sebagai warga negara indonesia, dimana rumah warga yang di huni 4 kk sudah di tembok hampir 2 meter oleh pihak Losmen Central.

Dari pantauan media, Rumah yang dihuni oleh 4 kk tidak tau lagi berbuat apa-apa, dan mereka hanya pasrah atau menunggu keajaiban, mengingat sudah beberapa kali para petinggi pemerintah kota Padangsidimpuan hadir di lokasi, tetap saja tidak ada solusi, malah tembok makin naik.

“Kami hanya pasrah saja bang, mau gimana lagi, uda banyak yang datang seperti camat, anggota DPR bahkan terakhir wakil ketua DPR, tidak juga ada solusi nya dan tembok ini makin naik, ” Ungkap Warga yang di dalam tembok.

Awak media sempat berjumpa dengan pemilik Losmen Central, dan sempat berbicara sebentar dengan nada yang tidak bersahabat.

“Saya tidak mau tau alasan apapun, dan kalau mau bicara hukum atau lainnya bicara sama kuasa hukum saya” Ungkap pemilik Losmen Central dan lahan.

Awak media sempat mempertanyakan tentang siapa kuasa hukum, akan tetapi sipemilik Losmen Central tidak memberi tahu kan siapa kuasa hukumnya.

Setelah pertemuan yang hanya beberapa menit dengan pemilik Losmen Central dan lahan, awak media melihat warga yang di dalam tembok sedang menggendong anaknya, sambil merenung nasib bagaimana anaknya sekolah besok dan beraktivitas.

Air mata pun berlinang, seakan dijajah di tanah sendiri, sedangkan solusi yang sudah beberapa kali di diskusikan secara kemanusiaan tidak di Gubris.zal