Minimnya Anggaran, Pilkada Langsa Terancam Tertunda

0
989

LANGSA I SUMUT24

Pilkada di Kota Langsa terancam tertunda akibat minimnya dana penyelenggaraan dan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2017di Kota Langsa pasalnya DPRK setempat hanya mampu mengesahkan 6 milyar dari 14 milyar yang diusulkan KIP Langsa.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Langsa, Agusni AH melalui Ngatiman, S.Pd Ketua Divisi Keuangan dan Logistik membenarkan dana penyelenggaraan dan sosialisasi Pilkada Kota Langsa tahun 2017 yang disahkan DPRK sangat minim.

“Dari 14 milyar yang diusulkan oleh KIP hanya 6 milyar saja yang disahkan oleh DPRK Kota Langsa, tentu dengan dana segitu tidak cukup untuk melaksanakan Pilkada,” ujar Ngatiman kepada wartawan  Jumat (4 /3 )

Lanjutnya, namun dikabarkan DPRK Kota Langsa akan memanggil pihak KIP untuk membahas tentang penambahan dana Pilkada untuk dimasukkan pada anggaran perubahan nanti.

Hal senada juga disampaikan M. Dahlan, S.Sos Sekretaris KIP Kota Langsa bahwa dana sebesar 6 milyar itu untuk honor penyelenggara saja masih kurang.

Tentu dengan dana sebesar itu belum cukup, namun seperti dikatakan Ketua Divisi Keuangan dan Logistik dimana pihak DPRK bersama kita akan membahas penambahan kekurangan, termasuk dengan tim anggaran eksekutif.

“Kemungkinan besar dalam pembahasan dengan panggar eksekutif juga akan mempertimbangkan hitungan penambahan keuangan dari provinsi Aceh,” kata M. Dahlan. (Handoyo Prihatin )