Miliki Shabu Seorang Napi Cabrutan Pancur Batu Diamankan Polsek Pancur Batu

164
Foto : Ely Syahputra Karo karo ((32), warga binaan Cabrutan Pancur Batu yang mendiami kamar sel no 17, terpaksa diamankan ke Polsek Pancur Batu lantaran memiliki nartkotika jenis shabu.|Ist

MEDAN | SUMUT24.co

Ely Syahputra Karo karo ((32) warga binaan/Narapidana (Napi) Rutan Cabang Pancur Batu yang mendiami kamar sel no 17, terpaksa diamankan ke Polsek Pancur Batu. Pasalnya, Ely Syahputra seorang napi kasus narkoba yang diputus 4 tahun 6 bulan atas kepemilikan sabu-sabu, kedapatan memiliki shabu yang tersimpan didalam kamar tahanan yang ia tempati.

Informasi dihimpun wartawan dari kepolisian menyebutkan, tersangka diamankan disaat menjelang pelantikan Ibrahim Surbakti menjadi Plt Kacabruran Pancur Batu oleh Kakanwil Depkum HAM Sumut, Kamis (7/2) sore, saat Kadiv PAS Kemenkum HAM Sumut, Jahari Sitepu SH MH MSi beserta rombongan melakukan sidak ke Cabrutan Pancur Batu.

Dari tersangka, barang haram narkoba jenis shabu-shabu sebanyak 2 paket. Atas temuan itu, selanjutnya Ely Syahputra Karo karo diserahkan ke Polsek Pancur Batu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago SH MH didampingi Kanit Reskrim Pancur Batu Iptu Suhaily SH MH kepada wartawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang warga binaan Cabrutan Pancur Batu diserahkan ke Polsek Pancur Batu terkait kepemilikan sabu-sabu.

“Tersangka sudah kita periksa secara intensif. Setelah nantinya berkas lengkap, tersangka pun kita limpahkan ke kejaksaan,” ujar Iptu Suhaily.

Sebelumnya, Kadiv PAS Kemenkum HAM Sumut Jahari Sitepu, SH MH MSi kepada sejumklah wartawan saat berada di Cabrutan Pancur Batu atas temuan seorang warga binaan Cabrutan Pancur Batu memilikik shabu mengatakan, awal kedtangannya bersama rombongan ke Cabrutan Pancur Batu untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) menindak-lanjuti instruksi Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, SH MSc PhD dalam rakernis di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Sebelumnya, kita melakukan sidak ke Rutan Kabanjahe, Sidikalang, Humbahas, Tarutung, Siborong- Borong, Balige, Siantar. Lalu kita Langkat, Lapas Kelas I dan Rutan Kelas I, untuk memeriksa kalau di dalam rumah tahanan tersebut sudah bebas dari HP, bebas dari narkoba, serta bebas dari pengutipan liar,” ujar mantan Kalapas Lubuk Pakam ini.

Setelah itu laniut, Jahari Sitepu, Kadiv PAS Kemenkum HAM Sumut beserta rombongan melakukan sidak ke Cabrutan Pancur Batu.

“Tadi kita melakukan sidak dan pembinaan di Cabrutan Pancur Batu sekalian melakukan tes urine. Dari 68 pegawai Cabrutan Pancur Batu yang kita periksa urinenya, ternyata tidak ada satupun yang positif mengandung narkoba,” terang Jahari Sitepu.

Lalu sambungnya, Jahari Sitepu, tanpa sepengetahuan Kacabrutan Pancur Batu, pihaknya melakukan pemeriksaan secara acak ke dalam kamar sel tahanan. Dan pada saat melakukan pemeriksaan ke kamar nomor 17, pihaknya menemukan satu kaleng rokok Gudang Garam Merah.

“Begitu ditemukan kotak rokok tersebut, kita langsung panggil kepala kamarnya untuk menanyakan siapa pemiliknya. Dan akhirnya diketahui kalau pemilik sabu-sabu itu Elia Syahputra Karo-Karo. Lalu disaksikan oleh pegawai Cabrutan Pancur Batu, dan Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chan, SH MH yang datang setelah mendapat laporan, kotak rokok tadi kita buka yang ternyata diduga berisi sabu-sabu. Dalam pemeriksaan, napi tersebut mengaku 2 paket sabu-sabu itu dibawanya usai sidang yang disimpan di celana dalamnya,” ungkap Jahari Sitepu sembari mengatakan, untuk proses laniut terang Jahari Sitepu, Elia Syahputra Karo-Karo bersama barang bukti diserahkan ke Polsek Pancur Batu.

Kadiv PAS juga menjelaskan, saat ini pihaknya juga berusaha agar masyarakat tidak lagi merasa dipersulit untuk menjenguk warga binaan di setiap lembaga pemastarakatan termasuk di Cabrutan Pancur Batu.

“Caranya dengan membenahi SDM pegawai. Dimanan nantinya para pengunjung cukup hanya menunjukkan KTP dengan memperlihatkan wajahnya saja kita sudah tahu siapa yang akan dikunjungi,” ucapnya.

Disinggung terkait soal temuan sabu-sabu tersebut dampak dari kelalaian pihak Cabrutan Pancur Batu, Jahari Sitepu menampiknya.

“Ini bukan karena kelalaian pegawai Cabrutan Pancur Batu. Tapi karena jumlah warga binaan yang sudah over kapasitas yakni berjumlah 800 orang, sementara petugas yang jaga hanya 10 orang saja. Untuk itu kami mohon kepada para penegak hukum, baik itu polisi, jaksa maupun hakim, agar kiranya berkomitmen untuk merehab setiap pengguna narkoba, tak perlu diproses hukum,” himbaunya.(W02)

Loading...