Menlu: Indonesia Jadi Inisiator Pembentukan Kelompok Perdamaian di OKI

Jakarta – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi menyebut Indonesia menjadi insiator dari pembentukan Contact Group Peace dan Conflict Resolution di KTT OKI, Istanbul, Turki. Alasannya, Indonesia dianggap sebagai negara netral oleh negara-negara OKI.

“Kita sebagai initator,” ujar Retno di sela-sela acara KTT OKI, di Istanbul, Turki, Jumat (15/4/2016).

Retno mengatakan gagasan-gagasan contact group peace and conflict resolution akan mengerucut pada sebuah exercise di mana Indonesia dan negara-negara anggota kelompok ni akan menyumbangkan pemikiran bersama untuk membantu perdamaian dan persatuan di negara-negara OKI.

Gagasan pembentukan kelompok ini nantinya juga akan dibawa ke tingkat OKI. Pembahasan di tingkat OKI akan berfokus pada negara-negara mana saja yang masuk dalam Contact Group Peace dan Conflict Resolution.

“Ini untuk membumikan. Jadi kalau tingkat leader, tingkat menteri sifatnya political statement atau komiten yang sifatnya politik untuk dibumikan,” kata Retno.

Salah satu keuggulan Indonesia menjadi inisator dalam kelompok ini dikarenakan Indonesia dapat diterima oleh semua negara-negara anggota OKI.

“Negara yang bisa diterima negara dari kiri ke kanan itu adalah Indonesia, kita negara muslim dan negara demokratis dan kita tidak punya beban sama sekali.  Indonesia jadi insiator dan  banyak negara yang tertarik,” jelasnya.(dtc)