Medan Juara Umum Taekwondo Piala Gubsu, Ijeck Terus Raih Prestasi

1384

KONI Sumut berharap atlet taekwondo Sumut mengukir prestasi yang membanggakan dalam Kejurnas Taekwondo 2017, sehingga dengan demikian nantinya akan semakin banyak atlet taekwondo Sumut yang masuk Program Sumut Emas (PSE).
Ketua Umum KONI Sumut diwakili Prof Agung Sunarno mengungkapkan hal tersebut ketika menutup secara resmi kejuaraan taekwondo Piala Gubsu 2017 di GOR Cemara Asri Medan, Minggu (13/8).
“Peraih medali emas, perak maupun perunggu secara otomatis akan masuk PSE dan kita ingin ada atlet taekwondo yang masuk program PSE pada setiap nomor yang dipertandingkan pada PON 2020,” kata Prof Agung Sunarno.
Prof Agung Sunarno berharap dan yakin hal tersebut bisa terwujud, sebab dari dulu taekwondo Sumut selalu memberi kontribusi medali di PON, dan saat ini pun sudah ada tiga atlet taekwondo yang terdaftar masuk PSE, ujarnya.
Sementara, Ketua Pengprov TI Sumut H Musa Rajekshah, MHum atau yang akrab disapa Ijeck menyatakan kegembiraannya kejuaraan perdana yang digelar di dalam kepengurusan yang dipimpinnya mendapat sambutan positif dari Pengcab mupun dojang, dimana tercatat ada 14 Pengcab yang berpartisipasi mengikuti kejuaraan ini.
“Keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi motivasi bagi Pengprov TI untuk lebih giat lagi,” sebutnya.
Diungkapkan, dalam tahun 2017 ini, Pengprov TI Sumut akan menggelar 2 kejuaraan lagi. “Sebab itu, saya minta agar Pengcab maupun dojang mempersiapkan diri untuk menyongsong kedua event tersebut,” ujar Ijeck yang mendapat sambutan meriah dari atlet dan ofisial. Panitia memberi hadiah uang pembinaan bagi para juara dalam Piala Gubsu sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi atlet agar lebih giat berlatih.
Dalam kejuaraan yang berlangsung dua hari penuh ini, Pengkot TI Medan tampil sebagai juara umum setelah meraih medali terbanyak dengan 6 emas, 4 perak dan 4 perunggu. Tim taekwondo PPLP menempati posisi kedua dengan meraih 6 emas tanpa perak dan perunggu, sedangkan kontingan Tanah Karo menempati peringkat ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu.
Dalam kejuaraan ini dipertandingkan nomor Poomsae, meski hanya baru bersifat eksebisi, namun meski demikian pesertanya cukup banyak.
Panitia menetapkan Putri Rosdayani (PPLP) dan Krisjon (Tanah Karo) sebagai atlet terbaik kelompok junior putri dan putra, Opi Danena Ginting (TI Medan) dan Jaysurya D (KTC Tanah Karo) atlet terbaik senior putri dan putra, sementara wasit terbaik, Rosiha

Loading...