Lima Kasus Penembakan Terparah di Kampus Dunia

PENEMBAKAN yang terjadi di Kampus Universitas Bacha Khan, Pakistan, menunjukkan bahwa tempat menimba ilmu sekalipun tidak aman dari serangan pihak tak bertanggung jawab. Sejauh ini petugas keamanan di Pakistan mengatakan korban tewas akibat serangan tersebut mencapai 21 orang.

Namun, banyak pihak mengkhawatirkan korban dapat bertambah akibat ada yang terkena peluru timah dari para militan. Tapi karena korban penembakan di Universitas Bacha Khan masih terus dapat bertambah, maka peristiwa di sana tidak dimasukkan ke daftar.

Penembakan Universitas Umpqua terjadi pada 1Oktober 2015 di kampus yang berlokasi di dekat wilayah Rosenburg, Oregon, AS. Pelaku bernama Christopher Harper-Mercer (26) merupakan mahasiswa dari universitas tersebut. Ia menembak mati sembilan orang.

Korban tewas itu terdiri dari satu asisten profesor dan delapan mahasiswa. Dikabarkan setidaknya sembilan orang juga terluka akibat insiden tersebut.

Detektif dari Kepolisian Roseburg langsung menuju lokasi ketika mendapat laporan penembakan itu. Lalu ketika sampai lokasi sempat terjadi baku tembak antara pelaku dan polisi.

Setelah terluka, Christopher melakukan aksi bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Ia pun menjadi korban ke-10 dari peristiwa ini. Penembakan di Universitas Umpqua menjadi penembakan massal terparah dalam sejarah Oregon.(dtc)