Kuatkan Birokrasi, SKPD Bermasalah Sebaiknya Diganti

263
Pengamat Politik, Bimby Hidayat S.Sos, MA


MEDAN | SUMUT24

Hasil rekapitulasi suara Pilgubsu telah dilakukan. Pasangan Edy-Musa Rajekshah (Eramas) dinyatakan unggul dari pasangan Djarot-Sihar Sitorus (Djoss) oleh KPU. Salah satu Pengamat Politik, Bimby Hidayat S.Sos, MA, menilai dengan terpilihnya Gubsu yang baru ini diharapkan mampu mengelola dan menguatkan sistem birokrasi dengan seluruh jajaran SKPD yang ada. Sebab sistem birokrasi yang baik dapat menentukan pembangunan Sumut kedepan.

“Masalah birokrasi adalah masalah yang urgent. Ribetnya sistem birokrasi pemerintahan menjadi masalah ditengah-tengah masyarakat hampir diseluruh daerah di Sumut,” ujar Dosen Ilmu Politik Fisip Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (9/7).

Untuk itu, dalam menguatkan birokrasi tersebut, Gubsu terpilih harus menempatkan orang-orang yang ahli dan berkompeten dalam bidangnya . Selain itu juga harus memiliki planning program kerja dan bisa menyelaraskan dengan program pemerintah pusat.

“Mesin birokrasi yang baik sangat menentukan pembangunan Sumut kedepan. Jadi pilihlah pejabat pemerintahan yang berkompeten dan ahli dalam bidangnya. Jangan pilih mereka berdasarkan kedekatan dan kepentingan politik,” tegas Bimby Hidayat.

Tak hanya itu, dirinya juga menyarankan agar Gubsu terpilih nanti mengganti para SKPD yang bermasalah dan tak becus dalam pekerjaannya.

“Evaluasi semua kinerja SKPD, jika bermasalah dan tak becus kerjanya sebaiknya diganti. Beberapa pengerjaan proyek oleh dinas terkait hasilnya amburadul dan bermasalah. Ini perlu di evaluasi, sebab hal ini dapat menghambat proses pembangunan Sumut nantinya,” tutupnya. (W07)

Loading...