Kontraktor Tol Medan-Binjai-Tebing Tunda Pengerjaan

Medan|SUMUT24
Kontraktor yang membangun jalan tol Medan-Binjai dan Medan-Tebingtinggi diharapkan tidak menunda pengerjaan fidiknya karena masih ada lahan yang belum dibebaskan.

Plt Gubernur Sumut HT Erry Nuradi mengatakan, sebenarnya tidak ada kendala yang berarti dalam pembebasan lahan untuk pengembangunan jalan tol tersebut.

Berdasarkan perkembangan terakhir, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Medan-Binjai dan Medan-Tebingtinggi tersebut telah mengalami kemajuan yang signifikan.

“Tidak ada kendala, pembebasan lahan jalan terus, bahkan sudah mencapai 80-90 persen,” katanya, Selasa (12/4).

Namun sayangnya, kontraktor yang membangun fisik jalan tersebut belum membangun infrastruktur yang dibutuhkan sambil menunggu pembebasan lahan secara menyeluruh.

Untuk mempercepat realisasi target penyelesaian, pihaknya selalu mengharapkan perusahaan yang melakukan pengerjaan jalan tol itu tidak harus menunggu seluruh pembebasan lahan baru pembangunan infrastrukturnya berjalan.

“Itu yang kadang-kadang saya komplain dengan kontraktornya, alasannya pembebasan lahan.” kata Erry.

Kondisi lahan yang belum seoenuhnya dibebaskan seharusnya tidak menjadi kendala berarti, tetapi dapat disiasati agar pembangunan jalan tol tersebut dapat selesai sesuai target.

Ia mencontohkan pembebasan lahan di Kabupaten Serdang Bedagai yang sudah mencapai 90 persen tetapi pembangunannya belum sesuai harapan.

“Pembebasan lahannya sudah mencapai 90 persen, tetapi kemajuan pengerjaan infrastrukturnya baru sekitar 30 persen,” kata Mantan Bupati Sergai. (BS)