Kominfo Aceh Gelar Bimtek Penerapan Perangkat TV Digital dan Set Top Box dalam menghadapi Pelaksanaan ASO

Jakarta I Sumut24.co
Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Rosarita Niken Widiastuti menegaskan masyarakat tidak perlu membeli televisi baru untuk menikmati siaran televisi digital.”Masyarakat tidak harus beli TV baru, karena TV yang lama, walaupun belum digital, bisa langsung beralih ke digital lewat set top box (STB). STB adalah alat untuk mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampikan di TV analog biasa,” kata Niken dalam webinar Bimbingan Teknis penggunaan penerapan perangkat TV Digital dan Set Top Box dalam menghadapi pelaksanaan ASO, Kamis (16/6).

Lebih lanjut, Niken menjelaskan bahwa STB sudah mendukung Digital Video Broadcasting-Second Generation Terrestrial (DVB-T2), dan STB tidak memerlukan antena parabola dalam menerima sinyal digital.”Cukup gunakan antena TV biasa (UHF),” katanya.

Sementara itu, set top box subsidi secara bertahap dibagikan menjelang pelaksanaan analog switch off (ASO) sesuai dengan tahapan yang sudah direncanakan. Untuk ASO tahap pertama, yang berlangsung pada 30 April, set top box secara bertahap dibagikan sejak pertengahan Maret.

Untuk masyarakat yang membeli perangkat set top box mandiri, Kementerian Kominfo memiliki daftar merk set top box yang sudah mengantongi sertifikasi agar perangkat sesuai dengan penggunaan di Indonesia, dan sudah lolos uji laik operasi (ULO).

Daftar perangkat set top box yang sudah memiliki sertifikasi dari Kominfo dapat dilihat di situs resmi Siaran Digital Indonesia.

Kominfo memastikan pelaksanaan ASO akan berlangsung sesuai dengan jadwal, yaitu tahap pertama pada 30 April, tahap kedua 25 Agustus dan tahap ketiga 2 November.

Saat disinggung mengenai program migrasi siaran analog ke digital, Niken menegaskan bahwa ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk mempercepat transformasi digital.

“Terdapat lima urgensi digitalisasi penyiaran, yaitu kepentingan publik untuk memperoleh penyaran yang berkualitas; efisiensi penggunaan frekuensi guna mendorong ekonomi digital dan industri era 4.0; serta penataan frekuensi guna mendorong ekonomi digital dan industri di era 4.0,” kata Niken.

“Selanjutnya, tersedia digital dividen untuk alokasi frekuensi broadband 5G yang akan digunakan; dan menghindari sengketa dengan negara-negara tetangga yang disebabkan intervensi spektrum frekuensi di wilayah-wilayah perbatasan, serta keragaman konten televisi,” imbuhnya.

Kadiskominfo Aceh Marwan Nusuf atau yang mewakili mengatakan, melalui program ASO ini bagi masyarakat yang masih menggunakan tv analog maka memerlukan alat yang bernama Set Top Box (STB), sedangkan bagi yang sudah menggunakan tv digital maka tidak perlu lagi menggunakan STB.

“ASO ini adalah program pemerintah pusat, untuk rumah tangga miskin yang masih menggunakan tv-tv analog akan ada bantuan alat STB dari kementerian memakai data yang ada di Kementerian Sosial, jadi data tersebut sudah ada nanti realisasinya kita tinggal menunggu informasi dari Pemerintah Pusat melalui PT POS yang akan mendistribusikannya, ucapnya.

Komisioner KPI Aceh Masriadi menambahkan, pihaknya mendukung upaya Kemenkominfo untuk percepatan ASO.

“Masyarakat sudah sepatutnya mengikuti peralihan tersebut. Selain mendapatkan kualitas yang lebih jernih dan bersih, (peralihan) ini juga lebih efisien dari segi infrastruktur dan operasional,” katanya.

Sementara itu Kadisdik Aceh Alhudri atau yang mewakili mengatakan, Penerapan migrasi TV Analog ke TV Digital adalah program yang patut kita dukung bersama, karena dengan migrasi ke TV Digital banyak keuntungan yang kita dapat, jernih suaranya, bersih gambarnya dan canggih teknologinya, ucapnya.

Dalam webinar itu diikuti oleh Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Rosarita Niken Widiastuti, Sukamto Analis Kebijakan Ahli Madya Kemen Kominfo, Kadis pendidikan Aceh Alhudri, Kadis Kominfo Aceh Marwan Nusuf, Komisioner KPI Aceh Masriadi, Armadiyanto Conten Kreator, Andrian Shidarta dari GM Matrix, Ahyar Komisioner KPI Aceh, para media online baik JMSi maupun Smsi dari berbagai daerah se Indonesia.red2