Ketua DP Srikandi LSM PAKAR : Tugas Berat Walikota Medan Terpilih Imbas Kelakuan Oknum Kadis yang Tidak Becus

841
MEDAN | SUMUT24.co
Tugas berat Walikota dan Wakil Walikota Medan terpilih Bobby Nasution dan Auli Rahman akibat dari imbas kelakuan para okum Kadis yang tidak becus. Sebab, tugas pokok dan pungsi (tupoksi) Kepala Dinas (Kadis) di jajaran Pemko Medan belum sesuai dengan program visi dan misi Walikota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih.
“Artinya, jika masi tetap membiarkan oknum oknum Kadis disusunaan kabinet Pemko Medan untuk priode 5 (tahun) kedepan maka, dikhawatirkan program visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Kota Medan terpilih menjadikan Kota Medan “Berkah dan Sejahtera tidak akan tercapai dan terwujud,” ungkap dikatakan, Ketua Dewan Pimpinan Srikandi LSM PAKAR Sumut, Nur Asni SE kepada wartawan, Rabu (7/4/2021) di Kantor Sekretariat Bersama LSM PAKAR di Jln. Busi, Kota Medan, Sumatera Utara.
Lanjut dibeberkan Nur Asni, seperti halnya di Dinas TRTB Kita Medan banyaknya bangunan yang bermasalah dibiarkan tetap berdiri tegak tanpa ada penindakan tegas meski sudah jelas melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 5 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) dan Peraturan Walikota (Perwal).
“Banyaknya bangunan di Kota Medan yang bermasalah seperti SIMB dengan permohonan ijin bangunan rumah dan garasi oleh oknum pengusaha, namun dilapangan berubah fungsi menjadi gudang yang dimanfaatkan untuk kepentingan perusahaan apabila masuknya barang dengan menggunakan angkutan countainer (truck) dari dalam atau luar kota. Ini jelas tidak sesui dengan ijin peruntukannya dan bangunan gudang di Kota Medan sesuai Perda tidak dibenarkan dan bangunan berubah fungsi sesuai ijin peruntukanya tidak sedikit berada kawasan jalan Pancing, Letda Sujono sekitarnya dan Kota Medan umumnya,” ujar Nur Asni.
 
 
 
Tentunya sambung Nur Asni, dengan kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Medan terpilih, apresiasi dari DP Srikandi LSM PAKAR Sumut kita berikan terhadap Bobby dan Aulia Rahman yang sejak awal memimpin Kota Medan telah menunjukan dan membuktikan visi dan misi menjadikan Kota Medan “Berkah dan Sejahtera”. Dan dukungan diberikan DP Srikandi LSM PAKAR Sumut kepada Walikota dan Walikota Medan terpilih juga intruksi dari Ketua Dewan Pembina LSM PAKAR, H. Marzuki dan Ketum DPP LSM PAKAR, Atan Gantar Gultom.
“Untuk itu DP Srikandi LSM PAKAR Sumut meminta kepada Walikota dan Wakil Walikota Medan terpilih agar mengganti oknum pejabat di Dinas TRTB Kota Medan diduga telah menghambat pajak dan merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Ini bukti dari ketidak becusan pejabat Dinas TRTB sesuai tugas dan amanah menjalankan program Walikota dan Wakil Walikota terpilih agar Medan menjadi Berkah dan Sejahtera,” terang Nur Asni.
Masih dicontohkan Nur Asni lagi, seperti dikawasan sepanjang aliran sungai Sei Deli yang masuk dalam jalur hijau atau Daerah Aliran Sungai (DAS), banyak bangunan mewah seperti Delta, Hermes, RS Marta Frisca dan bangunan mewah di seputaran aliran sungai Mati/Polonia. Ada apa ini bisa terbangun, jelas jelas ini sudah memakai bantaran sungai.
“Ada desas desus meski SIMB masi dalam proses bahkan sama sekali tidak memiliki ijin dan terbukti adanya temun pelanggaran kenapa masih tetap dilakukan pembiaran. Bahkan dinas terkait (TRTB) bisa mengeluarkan ijin untuk dimanfaatkan mendirikan banagunan. Kita menduga ada kong kalikong di dinas TRTB Medan,” terang Nur Asni.
Lebih jauh diungkapkan Ketua DP Srikandi LSM PAKAR Sumut ini, banyaknya permasalan bangunan yang tidak sesuai SIMB, namun hingga sekarang dinas instansi terkait (TRTB) Medan terkesan tutup mata.
Nah, untuk menjadi contoh positif DP Srikandi LSM PAKAR Sumut memberikan masukan kepada Walikota Medan terpilih, Bobby Nasution untuk melakukan pembenahan terhadap gedung kantor Walikota Medan agar tidak berada di bantaran sungai (DAS).
Artinya, apabila sejumlah bangunan yang berada di DAS Sei Deli ditertibkan, tentunya akan berdampak menjadi PAD Kota Medan. Mengapa, dengan tertatanya DAS, tentunya DAS Sei Deli bisa menjadi tempat wisata lokal maupun manca negara dan ikon Kota Medan,” jelas Nur Asni.
Terkait petsoalan bangunan bermasalah di Kota Medan, DPRD Kota Medan sebagai penampung aspirasi masyarakat dalam hal ini Komisi yang membidangi persoalan bangunan hendaknya segera berkordinasi dengan Walikota Medan untuk melakukan penataan terhadap bangunan yang melanggar Perda maupun Perwal.
Walikota dan Wakil Walikota Medan terpilih, Bobby Nasution dan Aulia Rahman kita apresiasi mamapu mengambil kebijakan terhadap SKPD di jajaran yang tidak menjalankan tupoksi visi dan misi menjadikan Kota Medan “Berkah dan Sejahtera”, ungkap disampaikan Ketua DP Srikandi LSM PAKAR Sumut, Nur Asni SE.(W02)