Kecamatan Putri Betung Akan Beralih dari PLTMH Ke PLN

432
Foto : Daptar tabel admistrasi pemasangan baru untuk calon konsumen di empat desa di kecamatan Putri Betung.|Ist


GAYO LUES | SUMUT24.co

Masyarakat Kecamatan Putri Betung dalam waktu dekat ini akan beralih pengunaan energi listrik dari energi Pembakit Tenaga Hidro Mikro (PLTMH) menjadi konsumen PLN.

Walau pun biaya iuran listrik cukup murah yang di pungut pihak pengelola PLTMH, namun kini akan beralih menjadi konsumen PLN.

Sudah lebih dari setahun, dua desa di Kecamatan Putri Betung yang meliputi Desa Ramung Musara dan Kungke Jaya beralih ke PLN, karena kondisi turbin yang biasa menyalurkan energi listrik nya kemasyarakat sering terjadi kerusakan dan juga jumlah konsumen terus bertambah mengakibatkan beban yang di keluarkan energinya ke masyarakat tidak sebanding lagi,menjadi kendala sangat besar terjadinya kerusakan.

Camat Putri Betung Muhammad Jon, saat di Komfirmasi SUMUT24, Kamis (11/10) mengatakan, dalam tahun ini di targetkan empat desa dengan 1000 jumlah KK akan menyabung arus dari PLN.

Menurut camat, desa yang akan beralih ke PLN seperti desa Gumpang Lempuh,desa Gumpang Pekan, desa Meloak Sepakat dan desa Meloak Aih Ilang.

Untuk dana masuk mejadi pelangan PLN, masyarakat di pungut biaya pemasangan KWH sekitar Rp1 juta dan apabila intlasi di rumah masyarakat tidak sesuai aturan PLN masyarakat juga wajib mengantinya yang baru, agar tidak terjadi musibah kebakaran akibat arus PLN dan masyarakat menambah lagi dana untuk kabel, pipa serta keperluan lainnya,”ujarnya.

Camat menambahkan, masyarakat kami sangat beruntung untuk saat ini bisa menyambung arus dari PLN, karena dana DP nya dapat di cicil selama tiga bulan kedepan, dan di targetkan empat desa yang akan menyabung arus dari PLN bulan November ini sudah selesai di kerjakan dan masyakat sudah bisa meninkmati arus PLN untuk kedepannya.

Saat di tanya apa desa lain di Kecamatan Putri Betung tidak di masukan menjadi pelangan PLN, Jon menjawab, di pastikan desa lain akan menyusul, seperti desa Uning Pune dan dusun Waih Jernih, Desa Putri Betung dan Desa Singah Mulo.

Untuk saat ini turbin yang ada di kecamatan Putri Betung kurang siap lagi untuk menerangi masyarakat, maka dari itu dengan terpaksa masyarakat beralih ke PLN.

Untuk turbin pembangkit juga nanti akan di fungsikan, dan energinya di jual ke pihak PLN untuk penambahan PAD daerah, karena selama ini pengelolaan turbin di Putri Betung kurang transfaran sehingga terjadi kerusakan menjadi kendala dalam perbaikannya, di sebabkan KAS penghasilan PLTMH sama sekali nihil, paparnya.(DAUD)

Loading...