Katering Embarkasi Medan Diragukan ” Perusahaan Ini Sudah Sesuai Standar “

754

MEDAN | SUMUT24
CV Cahaya Mata akan kembali mengelola urusan kuliner jamaah calon haji (calhaj) Embarkasi Medan. Padahal tahun lalu terjadi kekacauan pada pembagian oleh perusahaan ini, sehingga ada jamaah calhaj yang tidak mendapatkan makanan.
Sekretaris PPIH Embarkasi Medan, Bahrum Saleh Hasibuan menuturkan CV Cahaya Mata bisa kembali menang dalam tender kuliner haji karena administrasinya lengkap. Perusahaan kuliner ini, lanjutnya, juga mampu memenuhi 13 syarat yang diajukan dalam menangani makanan calhaj.
Agar kekacauan saat pembagian makanan kepada calhaj tidak terulang lagi, PPIH pun mengajukan syarat-syarat tambahan dan pernyataan tertulis dari CV Cahaya Mata agar memenuhi makanan calhaj.
“Pada menu makanan yang disediakan pun harus dijelaskan nama makanannya,” tutur Bahrum pada wartawan, Rabu (3/8).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perusahaan catering inipun diwajibkan memasak makanan di dapur umum Embarkasi Medan. Lantaran, kata Bahrum, selama ini ternyata catering tidak menggunakan dapur Embarkasi untuk memasak makanan.
“Jumat (5/8), seluruh peralatan masaknya pun harus sudah sampai di dapur umum. Untuk diperiksa lagi oleh tim sanitasi,” ucap Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumut ini.
Terkait hasil pemeriksaan tim sanitasi kesehatan, yang menyatakan dapur Asrama Haji belum memenuhi standar, kata Bahrum, pada saat semua peralatan masak sudah masuk ke dapur, maka akan dicarikan solusi yang baik untuk membuat dapur layak.
“Kita akan minta saran dari tim sanitasi bagaimana dan apa yang harus dilakukan. Sehingga makanan calhaj dapat terjamin,” tukasnya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi Medan, Sutrisno menuturkan, catering nantinya bertugas memenuhi makanan sebanyak 393 jamaah calhaj dan 78 petugas yang bertugas di Asrama Haji. Makanan yang diberikan, lanjutnya, dalam bentuk prasmanan.
“Dimana makanan disajikan dalam dua ruangan, ruang untuk calhaj risti (risiko tinggi), dan ruang makan umum yang berada di lantai 2 gedung yang berada di sebelah kanan gedung revitalisasi,” jelasnya.
Sutrisno mengungkapkan berdasarkan surat pengalaman yang dilampirkan oleh CV Cahaya Mata, diketahui jika CV Cahaya Mata sudah beberapa kali menangani katering dalam kegiatan skala besar. Begitu juga saat dilakukan peninjauan ke alamat yang tertera sebagai kantor CV Cahaya Mata, disebut Sutrisno jika pihaknya mendapati CV Cahaya Mata sudah sesuai standar.
“Jadi nanti untuk katering, kita hanya menyediakan dapur. Peralatan masak dan makan jamaah calon haji, urusan perusahaan yang memegang proyek katering, “ sambung Sutrisno.
Sebelumnya, Sutrisno menyebut kalau untuk biaya makan setiap calon haji, dikenakan Rp120 ribu. Jumlah tersebut dikatakan Sutrisno beberapa waktu lalu, untuk makan 3 kali selama berada di Asrama Haji Embarkasi Medan serta mendapat makanan ringan. (R.05)

Loading...