Kapoldasu Mengaku Heran Uang Rp.1,6 M Raib di Kantor Gubernur, Setiap  Berkompeten akan diperiksa

95

 

MEDAN I Sumut24
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto turut angkat bicara terkait raibnya uang milik Pempropsu senilai Rp 1.672.985.500 (1,6 M) dari dalam mobil yang diparkir di halaman kantor Gubernur Sumut Jalan P.Diponegoro Medan, Senin sore (10/9). Kapolda sendiri mengaku heran atas hilangnya uang tersebut.

Menurutnya pengambilan uang tunai dalam jumlah yang besar tanpa adanya pengawalan adalah sebuah kecerobohan.

“Ini saya juga heran kok masih pakai uang tunai ini. Kalau terkait dengan proyek harusnya langsung ke pelaksana proyek. Kalau kaitan gaji harusnya langsung ke rekening penerima gaji,” ungkapnya kepada wartawan, usai melaksanakan syuting film Sang Prawira di Kantor Pos Medan, Rabu (11/9).

Untuk itu, Agus mengaku pihaknya akan mengecek dan melidik siapa yang mencurinya. Selain itu, ia juga menjelaskan, jika uang yang raib itu merupakan uang negara, tentu ada pertanggungjawaban dari orang yang mengambil dan meletakkannya di mobil.

“(Kita cek) pencurian dan kenapa uang cukup besar itu diambil tanpa pengawalan. Harusnya ada tata cara pengambilan uang tunai,” jelasnya.

Dirreskrimum Poldasu Kombes Andi Rian mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari pihak Pemprovsu.

“Kita lakukan penyelidikan. Kita periksa orang yang dinilai mengetahui dan yang terlibat dalam pencairan uang tersebut,” katanya.

Seperti diketahui, uang  dalam jumlah besar dikabarkan hilang dari halaman Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro, Medan, Senin (9/9) sore.

Informasi yang diperoleh, uang tersebut baru saja diambil pegawai Pemprov yang seorang aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai honorer dari Bank Sumut.

Setibanya di kantor gubernur, uang tersebut ditinggal di dalam mobil. Akan tetapi tak lama kemudian, saat kembali ke mobil, uang tersebut sudah raib. (W05

Loading...