Kakanwil Kemenagsu : Soal Kemenag Batubara Saya Janji Tindak Tegas

LIMA PULUH | SUMUT24

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumatera Utara, Drs H Tohar Bayoangin berjanji akan perjuangkan anggaran ke pusat agar Kemenag Kabupaten Batubara dapat anggaran untuk pembayaran honor guru agama yang tidak tercantum dalam DPA tahun ini.

“Kakanwil Kemenag Sumut cukup merespons kedatangan kami yang datang dari Komisi C DPRD Batubara menemuinya untuk menyampaikan keluhan dan tuntutan ratusan guru agama di Batubara terkait belum terealisasinya anggara dana BOS selama lima bulan lebih, “kata Ahmad Muktas, Selasa (7/6), sepulang berkunjung ke Kanwil Kemenag Sumut.

Ketua Komisi C itu menjelaskan, pada saat kunjungan ke Kanwil dirinya ditemani Taufik Didayat, Rizky Aryetta, Fahri Iswahyudi, Ahmad Badri, Irwan Zuhri Lubis, Yahdi Khoir Harahap dan Pagar Jenswin Pandiangan. Bahkan dalam pertemuan tersebut, Tohar Bayoangin mengaku sangat kecewa dengan kinerja Kemenag Batubara sehingga sampai tidak tercantumnya dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan dana sertifikasi guru tahun 2016 di Kabupaten Batuabara yang sampai saat ini belum cair.

“Ini baru pertama kali dalam sejarah dana BOS disatu Kemenag kabupaten tidak cair dari 29 kabupaten/kota yang ada di Sumut. Dan ini juga suatu hal yang sangat memalukan, karena ini merupakan kesalahan Kasi Pendidikan Islam Kemenag Batubara. Untuk itu Kakanwil akan mengambil tindakan tegas terhadap kejadian ini,” cerita Ahmat Muktas menirukan ungkapan Tohar.

Menurutnya, Kakanwil Kemenagsu berjanji akan mencari solusi atas kejadian yang menimpa para guru di Kabupaten Batubara dengan cara merelokasi atau menswitch dana yang ada di 29 kabupaten/kota untuk menutupi dana BOS di Kemenag Kabupaten Batubara.

“Dalam pertemuan tadi mereka berjanji paling lama dua bulan ini dana BOS dan dana sertfikasi guru di Kemenag Kabupaten Batubara dicairkan,”ungkap Muktas.

Dia juga mengatakan, kesalahan yang paling patal di Kemenag Batubara pada saat dilakukan singkronisasi penyusunan anggaran, tidak mengirimkan staf sehingga Batubara tidak tertampung dalam anggaran tahun 2016

“Ini kan sangat memalukan, bagaimana mungkin untuk persoalan yang sepenting ini Kakan Kemenag Batubara tidak bisa mengirim staf yang bertanggung jawab?,. ntuk itu kita telah memberi masukan kepada Kakanwil Kemenagsu agar sesegera mungkin mengganti oknum Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Batubara, karena tidak mampu bekerja dan menimbulkan keresahan guru di Batubara. Sebab menurut Muktas selama tiga tahun belakangan ini dirinya banyak mendengar keluhan guru tentang ulah tidak terpuji oknum Kasi Pendis Kemenag Batubara ini,” pungkasnya. (jo)