Jumlah Terkonfirmasi Covid Di Kabupaten Toba Bertambah, Proses Pembelajaran Tatap Muka Dibatalkan

309

 

Balige | SUMUT24.co
Proses pembelajaran siswa secara tatap muka di Kabupaten Toba untuk tahun ajaran baru 2020/2021 yang sebelumnya direncanakan pada tanggal 13 Juli 2020 mendatang berubah hingga waktu yang belum ditentukan.

Kepala Dinas Pendidikan Toba Drs Parlinggoman Panjaitan MM, menjelaskan, perubahan dari jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya dikarenakan kondisi daerah di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini dinyatakan 4 orang warga Kabupaten Toba terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kemarin kita memang sudah buat penerapan new normal tentang ajaran baru pada tanggal 13 Juli. Tapi setelah kita mendapatkan informasi data covid baru, semalam, yang jumlahnya 4 orang maka mempedomani keputusan bersama 4 menteri yaitu Mendikbud, menteri agama, menteri kesehatan dan mendagri apabila status daerah berubah kuning atau merah, maka tatap muka itu dibatalkan”, sebutnya dijumpai saat menikmati makan siang di kantin Kantor Bupati, Selasa (7/7).

Surat Edaran dengan nomor 800/1038/PGTK/2020 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir per tanggal 20 Juni 2020 tentang panduan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19 dibatalkan dengan dikeluarkannya surat edaran yang baru dengan nomor 800/1098/PGTK/2020 per tanggal 7 Juli 2020 tentang perubahan jadwal tatap muka.

Senada disampaikan Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Toba Drs Kasten Panjaitan MSi menyikapi kondisi daerah dengan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Toba, penerapan protokol kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba akan lebih ditingkatkan.

“Pembatasan tatap muka dalam hal pengurusan administrasi kepegawaian sudah kita berlakukan dan dapat berinteraksi melalui jaringan. Di internal kita sendiri, kita tentu mengikuti protokol kesehatan dengan mengatur jarak meja dan masih memungkinkan untuk bekerja dari rumah (work from home)”, pungkasnya. (des)

 

Loading...